Loading...

Pantau Kegiatan Program READ Di Kecamatan Paloh, Kalbar

Pantau Kegiatan Program READ Di Kecamatan Paloh, Kalbar
Sambas - Tim monev Pemberdayaan Pedesaan dan Pembangunan Pertanian atau lebih dikenal dengan nama READ (Rural Empowerment and Agricultural Development) yang terdiri dari 13 orang Tim Pusat, 4 orang Tim Provinsi dan 4 orang Tim Kabupaten Sambas lakukan monitoring dan evaluasi kegiatan READ di Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas, Selasa (5/4). Dalam acara pertemuan di Balai Desa Temajok yang dihadiri oleh Aparat Desa, Penyuluh Pertanian serta masyarakat penerima manfaat, A. Haris Santoso selaku Kabid Penyuluhan Pertanian Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Kalimantan Barat sekaligus sebagai Provincial Facilitator wilayah Kalimantan Barat mengatakan, pemantauan ini untuk melihat kemajuan Program READ Tahun 2015 di 8 Desa sasaran yang ada di Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas yaitu Desa Kalimantan, Malek, Matang Danau, Mentibar, Nibung, Sebubus, Tanah Hitam dan Temajuk. Penetapan Kecamatan Paloh yang berjarak lebih kurang 60 km sebelah utara Ibukota Kabupaten Sambas dengan waktu tempuh lebih kurang 2 jam perjalanan sebagai sasaran Replikasi Program READ dikarenakan Kecamatan Paloh merupakan wilayah pengembangan perbatasan yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia. Lebih lanjut Haris mengatakan "di Kalimantan Barat, sasaran Program READ adalah 13 desa, yaitu 8 delapan di Kabupaten Sambas dan 5 di Kabupaten Sanggau. Tujuan program READ di Kalimantan Barat adalah untuk memperbaiki mata pencaharian masyarakat miskin pedesaan, pertumbuhan kegiatan ekonomi dan perbaikan pengelolaan sumberdaya alam yang berkelanjutan dengan hasil yang diharapkan adalah: (a) berfungsinya kelembagaan tingkat desa dan kegiatan kelompok secara efektif; (b) penerapan sistem produksi dan pemasaran, sistem pengelolaan sumber daya alam yang lebih baik dan pembentukan usaha non pertanian baru atau pengembangan yang ada; dan (c) perbaikan sarana dan prasarana yang ada di desa melalui partisipatif masyarakat". "Pelaksanaan program READ di Kabupaten Sambas antara lain telah terbentuk 8 UPDD (Unit Pengelola Dana Desa) yang difasilitasi oleh Fasilitator Desa, penyaluran bantuan dana infrastruktur pertanian dan bantuan modal usaha kelompok (dana bergulir), pelaksanaan penguatan kemampuan perencanaan desa, perbaikan sistem usahatani, TOT bagi penyuluh, pelatihan petani dan bantuan modal usaha kelompok sejauh ini sangat memuaskan dan sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan" pungkas Haris.Dilain pihak, Suandiri satu diantara penerima manfaat program READ dalam pertemuan yang dilaksanakan balai Desa Temajuk menyampaikan banyak terima kasih kepada pemerintah atas kepercayaan dan bantuan yang diberikan. "Kami benar-benar merasakan manfaat dari program ini, dan mengharapkan dapat diperpanjang dari tiga tahun menjadi lima sampai tujuh tahun " ujar Suandiri. Hr. Chandra (Banketpanluh Prov).