Loading...

PARA PETANI POKTAN KERAMAT DESA KERAMAT ANTUSIAS MENGIKUTI KEGIATAN SL-SUT

PARA PETANI POKTAN KERAMAT  DESA KERAMAT  ANTUSIAS MENGIKUTI KEGIATAN SL-SUT
Kegiatan Sekolah Lapang Sapta Usaha Tani (SL-SUT) di Wilayah Kecamatan Haur Gading di laksanakan di Desa Keramat dengan peserta dari anggota kelompok tani Keramat dan penyuluh pendamping adalah Juliati. Dimana kegiatan sekolah lapang akan di lakukan sebanyak 8 kali pertemuan. Pertemuan pertama sekaligus pembukaan kegiatan SL-SUT telah dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2018. Dan perkiraan selesai kegiatan pelaksanaan sekolah lapang pada waktu tanaman padi siap dipanen dan perkiraan panen pada bulan Oktober mendatang. Sekolah lapangan adalah proses pembelajaran non formal bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali potensi, menyusun rencana usaha, identifikasi dan memecahkan masalah dalam berusaha tani. Sedangkan sapta usaha tani merupakan lanjutan dari panca usaha tani, dimana panca usaha tani hanya menjelaskan tentang pengolahan tanah sampai pemeliharaanya saja, dan sapta usaha tani menjelaskan secara umum penanganan pengolahan panen dan pengolahan panen sampai pemasaran. Sampai sekarang kegiatan SL-SUT sudah terlaksana sebanyak lima (5) kali pertemuan. Dan semua peserta SL-SUT yaitu para petani yang tergabung dalam kelompok tani Keramat antusias dan bersemangat mengikuti acara tersebut, ini dibuktikan dengan kehadiran mereka yang tepat waktu berada dilokasi pembelajaran pada jam 07.30 WITA dan berakhir pada jam 11.00 WITA. Awal tiap pertemuan dimulai dengan kegiatan pengamatan agroekosistem dilapangan atau di pertanaman padi. Petani diminta untuk mengamati keadaan agroekosistem kemudian digambar dan dianalisa serta dipresentasikan untuk didiskusikan bersama.Dan setiap pertemuan akan disampaikan materi penyuluhan yang berhubungan dengan kegiatan tanaman padi terpadu yang secara bergantian dilakukan oleh para penyuluh BPP Haur Gading sebagai narasumbernya. Adapun materi penyuluhannya, yang merupakan sapta usaha tani meliputi 1).penggunaan benih unggul dan seleksi benih,2). Pengolahan tanah untuk menciptakan media tumbuh tanaman,3).Tehnik persemaian untuk menghasilkan bibit yang sehat, 4). Pengaturan populasi dan jarak tanam untuk memaksimalkan jumlah anakan dan pertanaman serta hasilnya, 5). Pemupukan berimbang spesifik lokasi, 6). Pemeliharaan dan Pengendalian OPT pada tanaman, dan 7). Panen, Pasca Panen dan Pemasaran. Penulis : Rosmilawaty, S.Pt