Dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI ke-71 Tingkat Kabupaten Sijunjung dilaksanakan Pawai Pembangunan pada Tanggal 22 Agustus 2016 yang bertempat di Jalan Prof. M. Yamin Muaro Sijunjung. Rute pawai adalah mulai dari Simpang Logas dan finisnya yaitu di Pasar Inpres Muaro Sijunjung. Pawai ini diikuti oleh SD, SMP, SMA/SMK, Drum Band, 8 Kecamatan, Kodim 0310/SSD, POLRES Sijunjung, serta seluruh SKPD. BP4KKP Kabupaten Sijunjung dalam hal ini melibatkan seluruh penyuluh tak terkecuali UPTB-BPK Lubuk Tarok. Tema yang diusung oleh BP4KKP adalah "Penyuluh Garda Terdepan Pembangunan Pertanian". Tema ini sengaja diangkat mengingat kelembagaan BP4KKP Kabupaten Sijunjung yang akan segera dihilangkan. Diawali dengan arak-arakan penyuluh se-Kabupaten Sijunjung yang juga diikuti oleh Sekban Rika Nursanti, S.Pt, MM dan Kabid Tata Penyuluhan Ning Wisma Utami, SP, M.Si didampingi Kabid DKPP Mardianis, SP, MM serta pejabat eselon IV BP4KKP Kabupaten Sijunjung dengan membawa spanduk, rombongan diikuti oleh Mobil Hias yang bertemakan peranan penyuluh dalam kehidupan di pedesaan terutama mendukung swasembada pangan. Dalam mobil hias ini penyampaian materi penyuluhan disampaikan oleh Busfayuta, SP yang tak lain adalah Kepala UPTB-BPK Lubuk Tarok. Disepanjang perjalanan antusiasme penonton sangat kentara terhadap materi yang diusung oleh BP4KKP apalagi jika melihat aneka ragam produksi petani termasuk didalamnya adalah panen jagung sebanyak 30 tongkol yang sengaja didatangkan dari Keltan 9 Lubuk Sapek dari Nagari Lubuk Tarok. Puncak dari gelaran arak-arakan pawai ini adalah ketika rombongan BP4KKP melewati podium kehormatan, dimana Sekban menyerahkan setangkai bunga kepada Bupati Sijunjung diiringi dengan penyerahan "Godok Obuih" sebagai makanan khas Kecamatan Lubuk Tarok kepada para Uspida yang duduk di podium utama. Setelah itulah terjadi drama yang mengejutkan penonton serta para tamu undangan. Hal ini diakibatkan oleh Penyaji Materi Pawai yaitu Busfayuta, SP terlibat perang pantun dengan Pembawa Acara Pawai yang berisikan suara hati dan curahan perasaan penyuluh yang akan segera bercerai berai akibat daripada kebijakan pembubaran instansi BP4KKP Kabupaten Sijunjung. Riuh rendah tepuk tangan para penonton tak terbendung lagi hingga membuat Bupati Sijunjung beserta para undangan tersenyum-senyum. (oleh: Adpi Gunawan, SST).