Loading...

PEGENDALIAN HAMA WERENG

PEGENDALIAN HAMA WERENG
Sehubungan dengan serangan Hama Wereng yang saat ini menyerang tanaman padi di Wilayah Kerja Penyuluh Pertanian (WKPP) dalam Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen, maka seluruh PPL dan Kepala BPP Kec. Kota Juang Ibu Sumarni, SP serta dibantu oleh Pengamat Hama Penyakit (PHP) Kec. Kota Juang Ibu Anna Meutia, SP melakukan penyomprotan Massal yang berlokasi di Kelompok Tani Cot Jruen Jaya Desa Geulanggang Kulam. Berdasarkan laporan dari Ketua Kelompok Tani Cot Jruen Jaya Bapak M.Yusuf yang juga merupakan Ketua KTNA Kec. Kota Juang, bahwa saat ini para anggota kelompok taninya sangat resah terhadap serangan Hama Wereng yang menyerang tanaman padi mereka. Anggota Kelompok Tani khawatir kalau nantinya tanaman padi mereka bisa gagal panen (Puso) jika tidak segera di tangani secara serius. Menindak lanjuti laporan dari Ketua Kelompok Tani Cot Jruen Jaya, Kepala BPP Kota Juang langsung mengambil tindakan dengan mengajak seluruh Penyuluh yang ada di Kota Juang untuk melakukan demonstrasi cara penyomprotan secara massal. Menurut Kepala BPP Kota Juang, hanya dengan melakukan penyomprotan massal hama wereng itu dapat di atasi, disamping memperhatikan jenis obat yang digunakan serta proses penyemprotan yang tepat waktu dan tepat dosis. Gejala yang sering muncul pada serangan wereng adalah pada rumpun padi terlihat menguning pada daunnya. Setelah itu tanaman akan menguning dengan cepat dan terlihat seperti terbakar. Tanaman yang mulai mongering akan terlihat berbentuk lingkaran. Jika tanaman seperti itu maka dapat dipastikan bahwa populasi wereng biasanya sudah sangat tinggi. Pemicu serangan wereng antara lain tidak adanya pergiliran tanama, pemupukan Nitrogen (N) yang tinggi atau pemupukan tidak berimbang. Adapun faktor lain misalnya penggunaan pestisida yang tidak tepat cara, tidak tepat waktu dan tidak tepat dosis, penggunaan varietas yang tidak tahan wereng (varietas yang tidak dianjurkan). Untuk pengendalian hama wereng yang baik dan tepat menurut PHP Anna meutia, SP, sebaiknya digunakan insektisida dengan bahan aktif amitraz, bupofresin, BPMC, Fipronil, MIPC, dll. Jika hama wereng telah menyerang tanaman padi, sebaiknya pengendalian yang dilakukan adalah penyemprotan secara massal atau bisa juga melakukan eradikasi terhadap lahan yang terserang, hal ini bertujuan untuk mencegah hama wereng tidak menyebar ke areal tanaman padi yang lain. Disamping dilakukan pengamatan yang berlanjut. Masih menurut ibu PHP, hama wereng saat ini yang menyerang tanaman padi rata-rata di karenakan factor iklim serta penggunaan varietas yang tidak jelas. Saat ini banyak petani kita menggunakan varietas padi yang tidak bersertifikat, bukan jenis varietas yang seperti anjuran oleh dinas terkait. Sumber : BPP Kota Juang, Tanggal 19 Juli 2018 "Berpikir & Berkarya Untuk Petani"