Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Maros melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Lau bekerjasama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Sulawesi melakukan pengendalian serangan hama dan penyakit tanaman/organisme pengganggu tumbuhan (OPT) dan antisipasi dampak perubahan iklim (DPI). Dalam pelaksanaan tersebut, untuk pengamanan produksi dari serangan/gangguan OPT khususnya pada tanaman padi pada daerah produksi padi di Kabupaten Maros dan Pertemuan Persiapan Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PPHT) Skala Luas. Pelaksanaan Gerakan Pengendalian OPT Padi diawali pada Kelompok Tani Cabella Kelurahan Allepolea Kecamatan Lau, Kabupaten Maros dilaksanakan pada hari Rabu, 10 Juni 2020, yang dibuka langsung oleh Kepala UPT BPTPH ibu Ir. Uvan Nurwahidah. S, MP yang didampingi oleh perwakilan DPKP Maros Mufeing, SP (Fungsional Penyuluh Pertanian kabupaten). Metode Pengendalian dilakukan dengan penyemprotan serentak dengan bahan pengendalian berupa pestisida jenis fungisida hal ini berdasarkan laporan pengamatan OPT oleh Petugas POPT-PHP Wilayah Pengamatan Kecamatan Lau. Berkaitan dengan adanya serangan OPT blas seluas 3 hektar dengan kategori ringan yang menyerang tanaman padi umur 30-40 HST tutur Nurdin, SP selaku Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kelurahan Allepolea. Dan dilanjutkan dengan Pertemuan Persiapan Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PPHT) Skala Luas di Kabupaten Maros. PPHT skala luas dilaksanakan pada lokasi persawahan dengan luas minimal satu hamparan 25 hektar. Tahapan PPHT Skala Luas terbagi dalam empat tahapan yaitu ; 1) Persiapan 2) Pra Tanam 3) Pasca Tanam dan 4) Rencana Tindak Lanjut. Tujuan dari pelaksanaan PPHT Skala Luas adalah : 1) Mengimplementasikan prinsip PHT dalam budidaya tanaman, khususnya dalam pengelolaan agroekosistem dan mengatasi permasalahan OPT di lapangan 2) Menumbuhkembangkan prakarsa, motivasi dan kemampuan petani/kelompok tani untuk melaksanakan gerdal OPT secara bersama-sama antar petani/kelompok tani dalam satu hamparan 3) Tercapainya target produksi dalam skala hamparan. Diharapkan dengan dilaksanakannya Gerakan Pengendalian OPT Padi dan Penerapan PHT Skala Luas di Kelurahan Allepolea Kecamatan Lau Kabupaten Maros dapat memberikan dukungan perlindungan tanaman khususnya tanaman pangan dalam rangka pengamanan produksi tanaman pangan dari gangguan/serangan OPT ujar Wahida, SP, M.Si (Fungsional PP Kec. Lau). Selain itu juga untuk membantu petani dalam memasyarakatkan sistem pengendalian hama terpadu (PHT) dan penguatan kelembagaan perlindungan tanaman di tingkat petani dan kelompok tani sehingga menjadi lebih berdaya serta mandiri yang nantinya diharapkan hasil pertanaman dapat berhasil secara optimal untuk menjamin kebutuhan pangan menuju kedaulatan pangan di masa pandemi COVID-19 tutup PPL Kelurahan Allepolea. Penulis : WAHIDA, SP, M.Si (Fungsional Penyuluh Pertanian BPP Lau)