Loading...

PELAKSANAAN GP3K DENGAN SISTEM JARWO DI DESA PUNDONG DAN DESA WATUGALUH KEC. DIWEK

PELAKSANAAN GP3K DENGAN SISTEM JARWO DI DESA PUNDONG DAN DESA WATUGALUH KEC. DIWEK
Dari hasil Lab Tanah Laboratorium Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Kondisi BO tanah di Kecamatan Diwek khususnya di Poktan Dukuh ( Ds Pundong ) dan Poktan Jasem ( Ds Watugaluh ) adalah rata - rata 1%, ini menunjukkan bahwa kondisi kesuburan tanah semakin menurun.Kesuburan tanah yang semakin menurun saat ini dikarenakan adanya penggunaan pupuk kimia secara terus - menerus tanpa di imbangi dengan penggunaan pupuk organik. Maka untuk meningkatkan kesuburan tanah, kita sebagai Penyuluh tidak bosan - bosannya melakukan pendekatan kepada petani ( baik secara kelompok maupun perorangan ), agar mau mengaplikasikan pupuk organik kelahan sawahnya. Tetapi hanya sebagian kecil dari petani yang mau mengaplikasikan pupuk organik kelahannya, sedangkan yang lainnya tetap tidak mau dengan alasan yang berbeda - beda, misalnya : terlalu ribet, menambah pengeluaran biaya dan bahkan ada yang beralasan perkembangan tanamannya lambat. Padahal mereka sebenarnya sadar bahwa dari tahun ke tahun untuk membuat tanamannya menjadi subur, mereka membutuhkan pupuk kimia lebih banyak lagi.Dengan adanya program GP3K di musim tanam MP 2015/2016 ini, diharapkan bisa membantu petani terutama untuk mengembalikan kesuburan tanah dan meningkatkan hasil produksi padi. Didalam program GP3K ini ada kawalan teknologi budidaya yang salah satunya adalah penggunaan pupuk dengan dosis ( komposisi ) 5-3-2, yang meliputi : Petroganik 500 KG/ Ha, Phonska 300 Kg/Ha dan Urea 200 Kg/Ha. Kawalan teknologi pemupukan ini diharapkan dapat membantu Penyuluh dan Babinsa untuk merubah PSK ( Pengetahuan, Sikap dan Ketrampilan ) petani, dimana petani yang biasanya menggunakan pupuk organik hanya pada waktu tanam jagung saja, tetapi di musim tanam padi sekarang ini mereka mau menggunakan pupuk organik sebagai pupuk dasar.Poktan Dukuh dan Poktan Jasem ini adalah Poktan yang sangat antusias terhadap inovasi baru, sehingga kedua Poktan ini mengikuti program GP3K. Di kedua Poktan ini ada beberapa petani yang sudah hampir 2 tahun menerapkan sistem tanam padi Jajar Legowo (Jarwo ). Mereka mengakui bahwa sistem tanam Jajar Legowo ini lebih mengutungkan dibandingkan dengan sistem tanam padi biasa, Hal ini dapat mereka buktikan dari segi perawatan dan pemupukan yang lebih mudah, serta hasil produksinya lebih tinggi dari tanam biasa. Semoga dengan mengikuti Program GP3K ini, hasil produksi padi pada musim panen mendatang lebih tinggi dibandingkan musim panen sebelumnya........Amin. Penulis : Sri Ika Martiningsih (THL-TBPP Kec. Diwek Kab. Jombang)