PELAKSANAAN KEGIATAN SEKOLAH LAPANGAN (SL) UPSUS KOMODITAS PANGAN STRATEGIS NASIONAL DI BPP KECAMATAN HAURGEULIS KABUPATEN
Sekolah Lapangan (SL) adalah proses pembelajaran non formal bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali potensi, menyusun rencana usaha, identifikasi dan mengatasi permasalahan, mengambil keputusan serta menerapkan teknologi yang sesuai dengan sumberdaya setempat secara sinergis dan berwawasan lingkungan sehingga usahatani lebih efisien, berproduktivitas tinggi dan berkelanjutan.Sekolah Lapangan dapat dipandang sebagai salah satu metode dalam proses belajar mengajar yang cukup efektif, karena sangat cocok sebagai metode pembelajaran bagi orang dewasa (Andragogi) karena sifatnya tidak formal. Proses belajar dilakukan dilapangan dimana tersedia obyek nyata yang dijadikan materi pembelajaran.Sekolah Lapangan yang dilaksanakan di BPP Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu pola pendidikannya bukan sekedar "belajar dari pengalaman", melainkan suatu proses sehingga peserta yang kesemuanya adalah orang dewasa, dapat menguasai suatu proses "penemuan ilmu" yang dinamis dan dapat diterapkan dalam manajemen lahan pertaniannya maupun dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan agar proses Sekolah Lapangan dapat menyiapkan petani tangguh yang mampu menghadapi tantangan masa depan.BPP Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu adalah salah satu BPP yang mendapat alokasi anggaran dan kegiatan dana dekonsentrasi tahun 2017. Kelembagaan petani yang difasilitasi yaitu Sekolah Lapangan.Pelaksanaan kegiatan Sekolah Lapangan (SL) untuk mendukung peningkatan produksi dan produktivitas komoditas pangan strategis nasional di Kecamatan Haurgeulis mengacu pada Permentan No. 830/Kpts/RC.040/12/2016 tentang Lokasi Pengembangan Kawasan Pertanian Nasional.Adapun kegiatan yang difasilitasi antara lain : 1) Rembug Tani Desa kegiatan SL2) Pertemuan-pertemuan kegiatan SL3) Bantuan transport pemandu SL4) Perjalanan sinkronisasi dan supervisi5) Penyusunan materi Cyber Extension.Tujuan kegiatan sekolah lapangan yaitu :1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam melakukan kegiatan / pengembangan usahataninya,2) Meningkatkan kemampuan dan kesadaran petani dalam memanfaatkan lahan usahataninya agar lebih produktif,3) Menggerakan dan memberdayakan petani/kelompoktani dalam mengembangkan usahataninya.4) Membangun kemandirian petani/kelompoktani dalam pengelolaan sumberdaya lahan secara berkelanjutan.Sasaran kegiatan Sekolah Lapangan (SL) di BPP Kecamatan Haurgeulis adalah di 5 (lima) Desa / WKPP yaitu : Cipancuh, Haurkolot, Haurgeulis, Wanakaya dan Mekarjati. Penulis :MOMO RUSMAWAN, S.PKPPenyuluh Pertanian MadyaBPP Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu