Loading...

PELAKSANAAN PROGRAM UPSUS PAJALE DI DESA NGUDIREJO DAN PANDANWANGI KECAMATAN DIWEK KAB. JOMBANG

PELAKSANAAN PROGRAM UPSUS PAJALE DI DESA NGUDIREJO DAN PANDANWANGI KECAMATAN DIWEK KAB. JOMBANG
Presiden RI Joko Widodo dalam berbagai kesempatan menyatakan bahwa Indonesia harus mampu mewujudkan swasemabada padi, jagung dan kedelai pada tahun 2017. Para ahli pertanian banyak yang skeptis terhadap rencana Presiden tersebut. Tidak mungkin target dapat dicapai dalam 3 tahun. Akan tetapi, sesuai ketetapan pemerintah bahwa Swasembada Berkelanjutan Padi dan Jagung serta Swasembada Kedelai harus dicapai dalam 3 tahun kedepan. Dan untuk mencapai target tersebut diterapkan POla Upaya Khusus (UPSUS)Pengawalan dan pendampingan UPSUS dilakukan oleh penyuluh, Babinsa dan mahasiswa yang tentu saja dengan tugas yang berbeda- beda. Dengan kerjasama dan kordinasi yang sinergis selama pelaksanaan UPSUS diharapkan target sesuai ketetapan pemerintah akan tercapai. Dikecamatan Diwek di tahun 2015 terdapat 7 HIPPA penerima program UPSUS. Adapun pelaksanaannya meliputi program perbaikan dan pengembangan Jaringan Irigasi Tingkat Usaha Tani (JITUT), pemberian benih unggul bersertifikat dan pupuk non subsidi (Urea dan NPK KEBOMAS).Ngudirejo, salah satu desa di Kec. Diwek yang mana adalah merupakan salah satu desa penyangga kebutuhan pangan nasional. Dengan tekstur tanah cenderung pasir membuat pola tanam yang dilakukan petani adalah padi-jagung-kacang tanah. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan adanya komoditi yang lain . Geliat ekonomi desa Ngudirejo dibidang pertanian terlihat begitu nyata, hal ini dapat dibuktikan dengan baku sawah seluas 127 Ha dan lebih dari 80% dari luas baku sawah merupakan lahan pangan. HIPPA Ngudirejo terdiri dari 3 Poktan ( Poktan Ngudirejo, Poktan Ngemplak, Poktan Canggon). Untuk pelaksanaan pembangunan dan pengembangan JITUT dilaksanakan di Poktan Ngudirejo.Tidak jauh beda dengan Ngudirejo, ada desa lain penerima programa UPSUS di Kecamatan Diwek. Kita sebut dia adalah Desa Pandanwangi, sebuah Desa dipinggiran utara dari Kecamatan Diwek. Terdapat 6 Poktan di Desa Pandanwangi ( Poktan Pandanwangi, Poktan Gading, Poktan Butuh, Poktan Bencal, Poktan Beyan dan Poktan Jatisari ). Pelaksanaan pembangunan JITUT dilaksanakan di Poktan Pandanwangi.vKomoditas utama di Desa Pandanwangi adalah padi, jagung dan Kedelai. Dengan luas baku sawah 187 Ha terdapat lahan pangan seluas 116 Ha, sehingga dapat dikatakan lahan di Desa Pandanwangi merupakan lahan yang sangat berpotensi untuk mendukung pencapaian target seperti disebutkan diatas. Dan ya….tentu saja program UPSUS sangat dirasakan manfaatnya oleh petani. Rasa sukacita tidak hanya berhenti pada pembagunan infrastruktur saja karena selain pembangunan jaringan irigasi, petani juga mendapatkan saprodi benih dan pupuk non subsidi. Yang tentu saja ini sangat membantu petani dalam persiapan menyongsong MP 2015/2016. Semoga dengan semua ini petani Indonesia semakin semangat untuk menjadi tokoh utama dalam pencapaian swasemabada padi, jagung dan kedelai pada tahun 2017….Aamiinn. Penulis : Nur Azifatul Lailia (THL TBPP Kec. Diwek Kab Jombang)