Kegiatan pendampingan petani melalui sekolah lapang cabai yang dilaksanakan dikelompok tani Tunas Muda desa kampuno kec. barebbo bertujuan untuk mewujudkan pemberdayaan petani,meningkatkan pengetahuan keterampilan petani dalam hal budidaya cabai, menumbuhkembangkan kerjasama anggota dalam mewujudkan fungsi kelompok sebagai wahana kerjsama, kelas belajar dan unit produksi. Pelaksanaan kegiatan sekolah lapang ini dimulai dari persiapan lahan penyemaian benih, pengolahan lahan yang maksimal dengan membuat bedengan dan saluran drainase disekitar bedengan. Pemasangan mulsa dilakukan dengan tujuan untuk tetap menjaga kelembaban serta mencegah tumbuhx gulma dilahan. Pemindahan bibit dilakukan setelah bibit cabai berumur kurang lebih 4 minggu atau apabila sudah memiliki daun 3-4 helai dengan jarak tanam 60 cm-70 cm. Penyulaman dilakukan sesegara mungkin untuk menghindari ketidakseragaman pertumbuhan. Lakukan penyiangan secara manual atau dengan menggunakan herbisida yang selektif. Pengairan dilakukan pada awal pertanaman terutama pada saat tidak turun hujan. Pengendalian OPT dapat dilakukan dengan menggunakan prinsip PHT yang ramah lingkungan atau pada saat gejala yang muncul. Panen dapat dilakukan pada umur 70-75 hari atau tergantung dari ketinggian tempat atau apabila buah yang sudah tua berwarna kemerahan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan Dana Dekon tahun Anggaran 2017 Satker Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortkultura Prov. Sul-Sel