Ubinan adalah cara untuk mengatahui perkiraan hasil panen tanaman padi dan palawija melalui penentuan sampel, pengukuran dan penimbangan hasil. Metode Ubinan adalah salah satu metode dalam dunia pertanian untuk mengetahui perkiraan dari jumlah hasil yang akan didapat pada saat panen. Ubinan dapat diterapkan pada budidaya tanaman padi dengan cara sederhana, kitu cukup mengukur beberapa meter untuk dijadikannya tolak ukur atau perwakilan dari jumlah hasil perpetak sawah yang ingin kita ketahui hasilnya. Ubinan tanaman padi ini dilaksanakan di Desa Tegalrejo Kecamatan Sawit.Proses pengubinan hasil pertanian dilakukan oleh Penyuluh Pertanian bersama-sama dengan para petani. Alat yang digunakan untuk ubinan antara lain : meteran tali, ajir, sabit, terpal, karung dan timbangan. Berdasarkan rata-rata sampel hasil ubinan tersebut maka dapat diperkiraan hasil panen sesuai dengan varietas padi yang telah diubin yaitu tanaman padi varietas Sidenuk. Ukuran ubinan 2,5m x 2,5m, atau jika dihitung luasnya adalah 6,25m2. Luas lahan tersebut sesuai dengan tanaman yang diubin sebanyak 1 Ha, maka produksi tanamannya adalah rata-rata hasil ubinan (tentu saja sampel yang diambil tidak hanya satu tempat/ubinan dilakukan di beberapa tempat dalam satu lahan tersebut) dikalikan dengan luas lahan dibagi luas ubinan. Hasil rata-rata ubinan = 4,90 KgLuas lahan yang dipanen = 1 Ha = 10.000 m2Hasil Produksi = 4,90 x (10.000 m2 / 6,25m2) = 4,90 x 1600 Kg = 7.840 Kg/Ha = 7,84 Ton / Ha