Jamur tiram rupanya masih menjadi komoditas yang menarik untuk dikembangkan di Kota Malang. Salah satunya karena dapat dikembangkan di lahan yang sempit, sesuai dengan karakteristik permukiman di perkotaan dengan lahan yang terbatas. Karena itulah Kelurahan Oro Oro Dowo dengan menggandeng tim Penyuluh BPP Kecamatan Klojen sebagai instruktur, mengadakan pelatihan Budidaya Jamur Tiram yang dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus 2019. Pelatihan yang dihadiri oleh seluruh perwakilan RW yang ada di Kelurahan Oro Oro Dowo ini berlangsung dengan baik dan antusias yang tinggi dari seluruh peserta. Pihak kelurahan sebagai penyelenggara mengharapkan dengan adanya pelatihan budidaya jamur tiram ini, masyarakat dapat mendapatkan tambahan penghasilan dari budidaya jamur dan mengembangkan usaha dari hasil mengolah jamur tiram ini. Dari Pelatihan ini, setiap RW akan mendapatkan baglog sebagai stimulan untuk mengembangkan usaha budidaya jamur. Dalam Pelatihan tersebut, disampaikan cara berbudidaya jamur tiram mulai tahap persiapan, pemeliharaan sampai dengan panen. Setiap RW juga mempraktekkan cara memasukkan bibit jamur ke dalam baglog. Selain itu disampaikan pula sekilas tentang pengolahan jamur tiram menjadi aneka olahan yang dapat meningkatkan nilai ekonomis jamur tiram, sehingga diharapkan nantinya setelah masyarakat berhasil melakukan budidaya dan panen, hasilnya tidak hanya langsung dijual segar, tetapi masyarakat dapat mengolahnya dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Novita Fidyana, STP dan Tim BPP Klojen