Loading...

Pelatihan Budidaya Panen Pasca Panen Tembakau dan Pelatihan Pembuatan Rokok Bagi Petani Tembakau Kabupaten Flores Timur

Pelatihan Budidaya Panen Pasca Panen Tembakau dan Pelatihan Pembuatan Rokok Bagi Petani Tembakau Kabupaten Flores Timur
Kabupaten Flores Timur merupakan daerah tropis dengan curah hujan bekisar 3-4 bulan dalam setahun. Dengan begitu sangat cocok untuk budidaya tanaman tembakau. Petani tembakau di daerah Flores Timur membudidayakan tanaman tembakau dengan teknis yang masih tradisional sehingga produksi dan produktivitas yang masih minim dan belum cukup untuk pasar luar daerah serta mutu dari tembakau yang belum berkualitas. Dengan demikian Pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui Dinas Pertanian mengalokasikan dana untuk kegiatan pelatihan budidaya,panen,pasca panen dan pembuatan rokok bagi petani tembakau dengan tujuan peningkatan kualitas tembakau petani ,meningkatkan pengetahuan teknis budidaya,pasca panen dan peracikan campuran pembuatan rokok. Kegiatan pelatihan budidaya,panen,pasca panen tembakau dan pembuatan rokok dilaksanakan di Hotel Gelekat Nara – Larantuka selama 3 hari di mulai dari tanggal 31 Juli – 02 Agustus 2018. Peserta pelatihan kegiatan berjumlah 42 orang yang terdiri dari petani tembakau di 14 desa dari Kecamatan Ile Boleng, Adonara dan Adonara Barat dan narasumber/ instruktur dari peneliti Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (BALITTAS) Bapak Ir. Djajadi, M.Sc.PhD dan Bapak Ir. Joko Hartono serta Bapak Jamal Abdul Naser sebagai praktisi rokok. Kegiatan ini di buka oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Flores Timur Bapak Ir. Antonius Wukak Sogen, beliau menghimbau dengan adanya kegiatan ini petani tembakau dapat dibekali pengetahuan teknis budiidaya ,panen dan pasca panen yang baik dan benar dari segi peningkatan produksi dan kwalitas tembakau Flores Timur agar dikenal di pasar luar daerah baik secara nasional maupun internasional. Penulis Modesta Yunitami R. Redo, SP/KJF – Dinas Pertanian Kabupaten Flores Timur