Loading...

PELATIHAN CYBER EXTENSION

PELATIHAN CYBER EXTENSION
Salah satu upaya utk memacu agar input Data SIMLUHTAN Kab. Tulungagung segera selesai, tanggal 2– 4 Pebruari 2016, bertempat di Aula BKPP Kab.Tulungagung dilaksanakan pelatihan Cyber Extention. Peserta Pelatihan terdiri dari Penanggungjawab dan Admin dari 19 Kecamatan/Balai Penyuluhan Pertanian seKabupaten Tulungagung. Metode pelatihan bukan sekedar teori, tetapi praktek langsung menginput Data masing-masing Balai Penyuluhan Pertanian. Baik itu data kelembagaan petani, data kelembagaan ekonomi petani maupun data Evaluh. Hal ini berkaitan dengan pemenuhan salah satu persyaratan dari program Kementerian Pertanian tentang Nasib Penyuluh THL-TBPP supaya bisa ikut sebagai peserta calon ujian saringan ASN 2016. Seiring pesatnya kemajuan dibidang IT maka penyediaan berbagai data di bidang penyuluhan dituntut untuk bisa secara cepat dan akurat sehingga dari Kementerian Pertanian apabila memerlukan data tersebut bisa cepat pula diperoleh. Memang pada awalnya input data Simluhtan ini cukup berat, karena data base ini sangat lengkap terutama untuk data kelompok tani yang dimulai dari identitas kelompok sampai dengan nama dan NIK ( Nomor Induk Kependudukan ) anggota kelompok tani. Namun ke depannya akan menjadi lebih enak apabila data base ini sudah terinput semua karena masing –masing admin tinggal memeliharanya apabiala ada perubahan data. Di Kabupaten Tulungagung ada 1.113 kelompoktani dengan jumlah anggota 76.158 orang yang tersebar di 19 Kecamatan dan 271 Desa . Dengan Tenaga Penyuluh PNS 96 orang, THL-TBPP 87 orang dan Penyuluh Swadaya 215 orang. Data base kelompok tani dan gapoktan ini sangat penting dan akan dipergunakan oleh semua pejabat di Kementerian Pertanian,untuk e proposal pun juga akan mengacu pada data base yang telah diinput dalam Simluhtan 2015. Beberapa kelemahan atau kendala dalam aplikasi data Simluhtan adalah sarana prasarana yang belum memadai khususnya akses internat ( belum disediakan modem dan pulsa ). Keadaan sekarang masih modem secara swadaya para penyuluh pertanian untuk mencukupi kegiatan harus mengadakan iuran yang diambilkan dari pendapatan para penyuluh. Sungguh ironis memang,tapi seorang penyuluh berjiwa besar , apapun caranya maka kegiatan input data Simluhtan 2015 tetap diupayakan cepat selesai serta data base dapat dipergunakan oleh semua pejabat eselon di Kementerian Pertanian, serta pihak yang memerlukannya. ( Asrie ).