PELATIHAN HYDROPONIK DAN KELOLA PANGAN MINUMAN OKRA MEMPERKUAT KELOMPOK P2KP JAKARTA SELATAN
Pelatihan dan penyuluhan tentang bercocok tanam hydroponic dan kelola pangan dengan minuman berbahan dasar okra merupakan kegiatan yang diselenggarakan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Wilayah Kota Jakarta Selatan untuk memperkuat kemampuan kelompok tani dalam menciptakan KRPL pada Program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP). Pelatihan yang bimbing langsung oleh para peneliti dari BPTP Jakarta tidak hanya menyampaikan dalam bentuk teori di kelas namun dilengkapi dengan praktek secara ringkas, sehingga pemahamannya tidak hanya sebatas pada pengetahuan teori saja tetapi pada aspek ketrampilan para anggota kelompok P2KP. Kegiatan yang diselenggarakan ini tidak hanya membahas mengenai pelatihan namun sekaligus dilakukan monitoring dan evaluasi perkembangan kegiatan dari masing-masing kelompok P2KP yang ada di Wilayah Kota Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut disampaikan tingkat perkembangan dan kemajuan kelompok P2KP dalam mengelola bantuan pemerintah sebesar 15 juta rupiah yang dikelola kelompok untuk 3 (tiga) kegiatan utama kelompok P2KP, yaitu pembuatan kebun bibit, pelaksanaan dempot serta pengembangan pekarangan anggota kelompok P2KP. Secara keseluruhan serapan dana bantuan pemerintah hampir 100%, meskipun masih ada juga yang tingkat pemanfaatannya sudah mencapai 80%. Pemberian paket latihan tentang hydroponic dan kelola pangan minuman okra ini dirasa sangat penting, mengingat sekarang ini penguasaan teknologi hydroponic ini ditengah masyarakat sudah mulai digandrungi dan sedang menjadi tranding topic, apalagi ternyata penguasaan teknologi ini tidak sesulit yang dibayangkan sebelumnya. Disamping itu pemeliharaan tanaman dengan system hydroponic ini sangat tepat untuk diterapkan di kota-kota besar seperti Jakarta yang memiliki lahan sempit namun masih dapat dimanfaatkan untuk bercocok tanam sayuran. Ada 4 Kelompok P2KP Jakarta Selatan yang mengikuti kegiatan tersebut yaitu Kelompok P2KPJambu dari Jagakarsa, Kelompok, Kelompok Nusa Indah Lestari dari Pesanggrahan, Kelompok Kemuning dari Mampang dan Kelompok Gandaria dari Cilandak. Semua peserta berjumlah 20 orang yang terdiri dari anggota kelompok masing-masing 2 orang, Penyuluh Pendamping, Para Peneliti BPTP, Unsur DInas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta. Pelatihan yang diselenggarakan Cuma 1 (satu) hari ini yaitu pada tanggal 1 November 2017 memberikan manfaat yang cukup besar dalam aktifitas kelompok P2KP dan berdampak positif bagi masyarakat luas terutama dalam mendukung terciptanya pertanian perkotaan di DKI Jakarta. (Didi Setiabudi, Penyuluh Pertanian Madya Pada Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta, tahun 2017)