Loading...

Pelatihan Jagung Kuning (hibrida) Desa Labunti

Pelatihan Jagung Kuning (hibrida) Desa Labunti
Pelatihan jagung kuning (hibrida) pada sanggar belajar dan seni desa Labunti telah dilaksanakan pada hari Senin dan Selasa, 30 - 31 Desember 2019 bertempat di balai Desa Labunti Kecamatan Lasalepa. Acara pelatihan ini dibuka langsung oleh La Ode Anwar Agigi, SP, selaku Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Muna bersama Kepala Desa Labunti dan Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lasalepa. Pelatihan ini diikuti oleh 45 orang anggota perwakilan dari 8 kelompok tani aktif yang ada di Desa Labunti. Turut serta dalam acara ini KPK Kecamatan Lasalepa, para aparat Desa Labunti, para penyuluh se-kecamatan Lasalepa, pendamping desa dan Babinsa desa Labunti. Acara diawali dengan laporan Ketua panitia kegiatan, oleh Pak Sandima selaku sekretaris Desa Labunti, dalam laporannya, beliau menyatakan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu program desa di bidang pertanian yang didanai oleh Anggaran Dana Desa Labunti Tahun anggaran 2019. Kegiatan pelatihan seperti ini insyaa Allah akan diagendakan setiap tahunnya di Desa Labunti, mengingat sebagian besar masyarakat Desa Labunti bermata pencaharian sebagai petani. Untuk itu, guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Desa Labunti maka Pemerintah Desa bekerjasama dengan pihak BPP Kecamatan Lasalepa, melakukan kegiatan pelatihan-pelatihan di bidang pertanian. salah satunya adalah pelatihan tanaman jagung hibrida. Narasumber dalam pelatihan ini didatangkan langsung dari BPP Kecamatan Lasalepa. Para Penyuluh Pertanian Lapangan di BPP Kecamatan Lasalepa berpartisipasi aktif sebagai pemateri dalam kegiatan pelatihan ini, baik penyuluh PNS maupun yang masih berstatus THL-TBPP. Materi pertama dibuka dengan pemaparan materi "Pengolahan Tanah" oleh Pak Jarlin, THL-TBPP pendamping Desa Kombungo. Materi ke-2, "Persiapan dan Penanaman" sukses dibawakan langsung oleh penyuluh desa Labunti sendiri, Ibu Ummy Kalsum, SP. Materi selanjutnya, "Pupuk dan Pemupukan" didisampaikan oleh Pak Basri, SP. selaku Koordinator BPP Kecamatan Lasalepa. Materi ke-4 "Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jagung" dibawakan dengan sangat baik oleh penyuluh Desa Bone, Bihafni, SP. Materi terakhir "Panen dan Pasca Panen" dengan apik disajikan oleh Ibu Juniati, SP penyuluh Desa Lasalepa sekaligus seorang dosen tetap di Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Wuna. Semua materi sukses dibawakan, para peserta sangat antusias dan bersemangat dalam pelatihan ini, mereka saling bertukar pengalaman dan pengetahuan selama membudidayakan tanaman jagung. Salah satu peserta paling kritis, Pak Laode Bari, ketua Kelompok Tani Ingin Maju Desa Labunti yang dinobatkan sebagai peserta terbaik dalam pelatihan kali ini. Dalam pelatihan ini juga dilakukan praktek lapangan langsung, bertempat di kebun percontohan BPP Kecamatan Lasalepa seluas 0,5 hektar yang sedang ditanami jagung hibrida bisi 228. Dalam praktek kali ini, peserta dilatih untuk melakukan pengaturan jarak tanam serta pemupukan pada tanaman jagung. Praktek ini diarahkan langsung oleh Koordinator BPP Kecamatan Lasalepa, dibantu oleh seluruh penyuluh yang ada. Dengan melihat dan mempraktekkan secara langsung diharapkan para peserta mau dan mampu meningkatkan cara bertani mereka yang semula masih tradisional menjadi lebih modern dengan penerapan input teknologi dibidang pertanian, yaitu penggunaan benih unggul yang bersertifikat, pengaturan jarak tanam, pupuk dan pemupukan, sanitasi kebun serta upaya-upaya pengendalian hama dan penyakit pada tanaman yang perlu diperhatikan. Tindak Lanjut dari Pelatihan ini, pemerintah Desa Labunti telah membuka kebun desa sebagai lahan percontohan yang diperuntukkan untuk kegiatan Sekolah Lapang (SL) jagung kuning (hibrida) Desa Labunti seluas 1 hektar, yang saat ini telah ditanami tanaman jagung hibrida bisi 2. Selain itu direncanakan pula di lahan percontohan ini akan ditanami tanaman cabai seluas 0,25 hektar. Di Kebun desa inilah diharapkan para petani desa Labunti, khususnya peserta pelatihan jagung kuning dapat berkumpul dan belajar dalam membudidayakan jagung kuning secara langsung mulai dari pengolahan tanah sampai proses panen dan pasca panen. Setelah mengikuti pelatihan ini Pemerintah Desa berharap masyarakat desa Labunti dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam membudidayakan jagung kuning di lahan-lahan kebun miliknya sehingga mampu meningkatkan produktivitas usaha taninya sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani dan keluarganya. Ummy Kalsum, SP (Penyuluh Desa Labunti) Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna - Sulawesi Tenggara.