Penyuluh Pertanian PNS, THL-TBPP, dan Penyuluh Pertanian Swadaya, di Kecamatan Banjar, senin tanggal 22 Pebruari melakukan pelatihan mengoprasikan transplanter, yang ditempatkan langsung dilapangan di Subak Raja Plawa, Desa Dencarik Buleleng. Pelatihan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat alat tanam bibit padi jajar legowo, sekaligus dapat mengoprasikan dan mengetahui kelebihan dan kekurangan alat transplanter dibanding dengan cara tanam yang biasa dilakukan oleh petani. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Balai Penyuluhan Kecamatan Banjar, serta pendampingan dari TNI Babinsa desa Dencarik. Transplanter merupakan alat baru yang belum diketahui oleh petani dan juga termasuk Penyuluh Pertanian baik, PNS, THL-TBPP maupun Penyuluh Pertanian Swadaya, agar dapat dioperasikan dengan baik dilapangan, maupun bagaimana memelihara alat yang diberikan bantuan oleh pemerintah agar dapat berkelanjutan serta dapat meningkatkan efisiensi tenaga kerja dilapangan. Transplanter ini sangat cocok diterapkan dilahan sawah dengan kondisi lahan datar, tidak berbukit untuk memudahkan didalam managemen dilapangan, namun agar tetap diperhatikan kondissi lahan yang akan dilakukan penanaman padi. Tahun 2016 Kecamatan Banjar baru pertama kali menggunakan alat transplanter bantuan Pemerintah. Koordinator Penyuluh Pertanian, telah melatihkan bagaimana cara pembuatan pesemaian yang akan di pergunakan didalam pelaksanaan pengoperasian transplanter, yang telah dibuat 15 hari sebelum melaksanakan penanaman. Pelatihan ini dapat dilakukan di areal Kantor BPP Kecamatan Banjar. Harapan yang disampaikan didalam pelatihan ini adalah, kekurangan tenaga tanam di Kecamatan Banjar dapat diatasi, apalagi tahun 2016 program tanam jajar legowo dapat direalisasikan di Kecamatan Banjar ( I NYoman sudrana ,SP. PP Pertanian Madya Buleleng)