Loading...

PELATIHAN METODOLOGI PENYULUHAN BAGI PENYULUH PERTANIAN SWADAYA DI KABUPATEN REMBANG UNTUK MENDUKUNG SWASEMBADA PADI, JAGUNG,

PELATIHAN METODOLOGI PENYULUHAN BAGI PENYULUH PERTANIAN SWADAYA DI KABUPATEN REMBANG UNTUK MENDUKUNG SWASEMBADA PADI, JAGUNG,
Kegiatan Diklat Metodologi Penyuluhan Bagi Penyuluh Pertanian Swadaya telah dilaksanakan dengan 2 angkatan yaitu masing-masing angkatan sebanyak 30 orang yang diselenggarakan pada tanggal 1 Juni s/d 12 juni 2015 di di dua tempat, untuk angkatan 34 di Balai Penyuluhan Kecamatan Rembang yang pesertanya terdiri dari Kecamatan Sumber, Kaliori, Bulu, Sulang, Rembang, Pamotan, Gunem sedangkan untuk angkatan 35 di Balai Penyuluhan Kecamatan Kragan Kabupaten Rembang yang pesertanya dari Kecamatan Lasem, Pancur, Sluke, Kragan Sarang, Sedan, Sale. Peserta pelatihan yaitu Penyuluh Pertanian Swadaya pengawal komoditas padi, jagung dan kedelai dan pelaksanaan kegiatan diklat ini dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara Tahun Anggaran 2015.Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Rembang untuk wilayah barat dan untuk wilayah timur dibuka oleh Sekretaris Badan. Dalam sambutan pebeliau menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran peserta diklat dan meminta agar pelaksanaan diklat dapat berjalan lancer dan penuh semangat, disamping itu beliau menyampaikan bahwa Pelatihan ini sangat penting untuk mendukung Swasembada Padi jagung dan kedelai di Kabupaten Rembang.Narasumber dan Fasilitator yang memfasilitasi diklat tersebut berasal dari Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Rembang, Penyuluh Pertanian PNS Kabupaten Rembang dan para Praktisi. Materi yang diberikan dalam bentuk teori dan praktek. Dalam proses belajar yang digunakan dalam pengembangan metodologi yang bersifat partisipatif memberikan proses belajar bagi petani untuk meningkatkan kemampuannya dalam mengindentifikasi dan menganalisis masalah, serta peluang yang mereka miliki sendiri".Diharapkan setelah selesainya diklat metodologi penyuluhan bagi penyuluh swadaya di kabupaten Rembang terdapat peningkatan kemampuan dan kompetensi penyuluh pertanian swadaya yang lebih baik sehingga membantu petani dalam mengoptimalkan hasil pertanian dan dapat terwujudnya swasembada Pajale.Oleh : Siswono Arifianto, S.TP