Loading...

PELATIHAN PEMBUATAN HIDROPONIK DAN PERTANIAN ORGANIK

PELATIHAN PEMBUATAN HIDROPONIK DAN PERTANIAN ORGANIK
Bitung, Bertempat di rumah dinas Walikota Bitung telah dilaksanakan pelatihan pembuatan hidroponik dan pertanian organik yang dilaksanakanpada tanggal 30 sampai dengan 31 Januari 2017 yang dihadir oleh Bapak Walikota Bitung, Ketua Tim Penggerak PKK Dra. Khouni Lomban – Rawung, M.Si, Wakil ketua Tim Penggerak PKK Rita Tangkudung Mantiri, ST, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pimpinan Sentrum Agraris Lotta (SAL), Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Jalasenastri Ranting E Yonmahanrlan VIII Bitung, Ketua Bhayangkari cab Bitung, Tim Penggerak PKK delapan Kecamatan, Koordinator dan penyuluh pertanian serta petani dan pelaku agribisnis.Kepala Dinas yang diwakili Sekretaris Ir. Rachmada M. Sutrisno pada saat menyampaikan laporannya mengatakan Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan pemahaman tentang teknis pembuatan hidroponik, pertanian organik dan pembuatan pestisida nabati serta pupuk organik. Peserta adalah petani, pelaku agribisnis, penyuluh pertanian, ketua – ketua kelompok wanita dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORPIMDA) dan ibu – ibu tim penggerak PKK se Kota Bitung yang berjumlah 100 orang.Kegiatan ini merupakan program dari Dinas yang melekat pada Bidang Ketahanan pangan yang telah tertata dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah tahun 2017, selain itu ada kegiatan pendampingan Kegiatan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dan kegiatan – kegiatan lainnya khususnya untuk lebih memperkuat ketahanan pangan di Kota Bitung.Adapun materi – materi yang disampaikan adalah Pengenalan hidroponik dasar, kelengkapan hidroponik dan bahan dan cara pembuatan organik serta pembuatan pestisida nabati. Pelatihan disampaikan dengan cara pemaparan makalah, diskusi dan dilanjutkan dengan praktek dengan perbandingan 15 % teori dan 85 % praktek. Sedangkan nara sumber berasal dari Sentrum Agraris Lotta (SAL).Walikota Bitung Bapak Maxmilian J. Lomban, SE. MSi dalam sambutan pembukaan mengatakan pelatihan ini pada dasarnya merupakan suatu upaya diseminasi kepada masyarakat khususnya para petani dan pelaku agribisnis serta ibu – ibu dari berbagai organisasi wanita tentang hidroponik dan pertanian organik sehingga nantinya memiliki pemahaman, menambah wawasan serta bekal ilmu dan keterampilan untuk mampu mengimplementasikan dan mengintegrasikannya dalam lingkup terkecil yakni rumah tangga bahkan mampu mengembangkannya dalam dunia usaha dengan tetap memperhatikan kaidah – kaidah kelestarian lingkungan dan alam.Menyikapi berbagai tantangan dalam upaya membangun ketahanan pangan perlu adanya suatu gerakan bersama mulai dari pelaku, aparat dan semua pemangku kepentingan untuk bergandengan tangan dalam mewujudkan kedaulatan pangan yang menjadi cita – cita bangsa kita. Semangat yang sama pula tersurat dalam Misi Pemerintah Kota Bitung tahun 2016 – 2021 yakni membangun iklim investasi sektor agribisnis yang ramah lingkungan serta Pembangunan Pertanian Kota yang menjadi salah satu unggulan program pemerintah saat ini. Sistem Pertanian Hidroponik menawarkan solusi dalam menjawab tantangan tersebut. Melalui hidroponik yang organik ketiadaan ruang dan lahan dapat disiasati namun sejalan dengan itu kebutuhan pangan dapat dipenuhi dengan aman. Diharapkan melalui pelatihan ini mampu untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan serta kemampuan dan keterampilan peserta untuk menyerap ilmu tentang hidroponik dan pertanian organik yang nantinya bermanfaat untuk dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari – hari, minimal dalam lingkup terkecil yakni rumah tangga.Minimnya lahan membuat masyarakat urban tak mampu memproduksi pangan sendiri. Kondisi ini terjadi juga di perdesaan. Pembangunan yang kian masif semakin mempersempit areal pertanian. Hidroponik merupakan metode pertanian masa depan karena lahan yang semakin sempit serta memiliki keunggulan yakni lahan lebih efisien, kuantitas dan kualitas produksi lebih tinggi dan bersih, penggunaan pupuk dan air lebih efisien serta pengendalian hama dan penyakit lebih mudah.Ketua Tim penggerak PKK Kota Bitung Dra. Khouni Lomban Rawung, M.Si dalam kegiatan tersebut mengatakan kebijakan pemilihan hidroponik dan pertanian organik yang akan dikembangkan di Kota Bitung adalah salah satu jawaban dari program dari Pemkot Bitung dimana pertanian perkotaan adalah salah satu solusi dari pengembangan pertanian karena berkurangnya lahan serta lebih memeberikan solusi kesehatan dalam mengkonsumsi sayuran organik.Pelatihan dilaksanakan selama dua hari yang diberikan dalam bentuk materi teori dan praktik, oleh nara sumber dari Sentrum Agrari Lotta (SAL) yang professional telah melatih diberbagai tempat. Kegiatan tersebut diikuti dengan baik dan antusias oleh peserta dimana ditandai dengan terjadinya interaktif antara pemateri dan peserta dari muli teori sampai dengan praktek. Kegiatan tersebut ditutup langsung oleh ibu Walikota Bitung. admin Bitung