Loading...

Pelatihan Pengembangan Peternakan Sapi Potong Terintegrasi di KTT Makmur Andini

Pelatihan Pengembangan Peternakan Sapi Potong Terintegrasi di KTT Makmur Andini
Pengembangan ternak sapi, terutama sapi potong sedang digalakkan di Kabupaten Kebumen, seiring ditetapkannya sapi PO Kebumen sebagai salah satu galur sapi unggul oleh Kementerian Pertaian. Namun, pengembangan ternak sapi di Kebumen masih terkendala dengan pertumbuhan bobot harian ternak sapi yang masih rendah, antara 0,3 - 0,4 kg/hari. Padahal, potensi pertumbuhan bobot harian sapi PO dapat mencapai 0,6 - ,0,8 kg/hari. Dinas Pertanian dan Pangan melalui Bidang Peternakan, berusaha untuk meningkatkan pertumbuhan bobot harian sapi dengan mengadakan pelatihan untuk petani, pengawas bibit ternak (PBT) dan penyuluh pertanian mengenai penyusunan rangsum untuk sapi potong. Sebagai narasumber dalam pelatihan ini adalah Prof. Dr. Ir. Caribu Hadi Prayitno, MP. dan Dr. Ir. Agustinah Setyaningrum, MP., guru besar dan dosen ilmu nutrisi ternak, fakultas peternakan, Universitas Jenderal Soedirman. Pelatihan sendiri dilaksanakan di Kelompok Tani Ternak (KTT) Makmur Andhini, Desa Candi Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, selama 1 (satu) hari pada tanggal 22 November 2017. Prof. Caribu mencontohkan cara membuat rangsum untuk sapi potong yang tepat, yang dapat meningkatkan pertumbuhan bobot hidup harian lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan dengan rangsum pakan reguler. Rangsum yang terdiri atas: onggok atau diganti singkong cacah direndam semalam (39,5%), polard (36%), bungkil kelapa (20%), vitamin dan mineral (2%), dolomit (0,5%), garam (1%), dan urea (1%). Telah terbukti mampu meningkatkan bobot hidup sapi PO sekitar 0,8 kg/hari. Bahkan untuk sapi-sapi unggul seperti Brahman Cross atau Simental, pertumbuhannya dapat mencapai 1,2 - 1,8 kg/hari. (admin_KD)