Unaaha, Keberhasilan pembangunan Pertanian bukan hanya ditentukan oleh sumber daya Pertanian, Perikanan, Kehutahan dan Ketahanan Pangan akan tetapi juga ditentukan oleh peran Penyuluh dibidang masing – masing, kwalitas sumber daya manusia yang mendukung dan didukung oleh penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sangat dibutuhkan dalam pengelolaan sumber daya alam yang bijak dan berkelanjutan. Penyuluh sebagai mitra petani dipedesaan diharapkan mampu membantu para petani dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada pada saat ini maupun masa yang akan datang. Dalam pencapaian swasembada berkelanjutan padi, jagung dan kedelai, lahan adalah salah satu faktor produksi yang tidak tergantikan, khususnya pada lokasi – lokasi UPSUS yang telah dicanangkan oleh Pemerintah dalam upaya pencapain swasembada tersebut. Permasalahan subtantif yang dihadapi dalam percepatan pencapaian swasembada pangan tersebut adalah : alih fungsi dan fragmentasi lahan pertanian, rusaknya infrastuktur/jaringan irigasi, semakin berkurangnya dan mahalnya upah tenaga kerja pertanian serta kurangnya peralatan mekanisasi pertanian, belum terpenuhinya kebutuhan pupuk dan benih sesuai rekomendasi spesifik lokasi, Lemahnya permodalan petani, harga komoditas pangan jatuh dan sulit memasarkan hasil pada saat panen raya. Mengingat pentingnya peran Penyuluh dalam Pembangunan Ekonomi dan upaya pencapaian swasembada pangan berkelanjutan, Pemerintah daerah Kabupaten Konawe melalui Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan, kehutanan dan Ketahanan Pangan melaksanakan pelatihan Peningkatan kapasitas Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan dengan tema " Pemantapan Sistem Penyuluhan dalam Mendukung Upaya Khusus ( UPSUS ) Swasembada Padi, Jagung dan Kedelai " Pelatihan Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan ini berlangsung selama 2 (dua) hari 15 s/d 16 April 2015 di Aula BP4KKP, dan dibuka oleh Amiruddin, SE (Sekretaris BP4KKP Kabupaten Konawe) adapun narasumber dari pelatihan ini berasal dari pejabat struktural BP4KKP dan Fungsional Kabupaten sedangkan pesertanya berasal dari Koordinator Penyuluh Kecamatan se Kabupaten Konawe. Materi dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan diharapkan dapat diteruskan kepada para penyuluh yang berada dilapangan sehingga dalam pengawalan dan pendampingan nanti dapat terkoordinasi dengan baik. Adapun materi-materi yang disampaikan dalam pelatihan ini anatara lain: (1) Kebijakan Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian, Perikanan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Konawe, (2) Pematapan Sistem Penyuluhan Melalui Penerapan Sistem Kerja LAKU SUSI, (3) Peningkatan Kinerja Pengawalan dan Pendampingan Penyuluh dalam Meningkatkan Kelas Kemampuan Kelompoktani, (4) Peningkatan Kinerja Pengawalan dan Pendampingan Penyuluh dalam Penumbuhan dan Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Petani, (5) Peningkatan Efektifitas Penyuluh melalui Evaluasi Kinerja Penyuluh dalam Mendukung Pengawalan dan Pendampingan Program Pembangunan Petani. Penulis : Wahyudin Arifin