Berdasarkan Permentan 82 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pembinaan Kelompoktani Dan Gabungan Kelompoktani, Pembinaan kelompok tani diarahkan pada penerapan sistem agribisnis, peningkatan peranan, dan peran serta petani beserta anggota masyarakat pedesaan lainnya, dengan menumbuh kembangkan kerjasama antar petani dan pihak lainnya yang terkait untuk mengembangkan usaha taninya. Untuk meningkatkan peranan petani dalam membangun pertanian, khususnya dalam memecahkan berbagai masalah pembangunan wilayahnya, pembinaan dan pengembangan kelembagaan petani diharapkan semakin mengembangkan kemandirian dan kemampuan kelompok, sehingga pada penyuluh pertanian dan instansi terkait dapat menyusun program pembinaan yang terarah dalam meningkatkan kemampuan kelompok tani di wilayah kerja. Pelatihan Peningkatan Kelompok Tani Bersatu Desa Gulbung Kecamatan Pangarengan ini dilaksanakan pada hari Jumat 28 Juni 2019 di rumah ketua kelompok tani dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para petani tentang gejala serangan hama padi, kegiatan ini diharapkan menghasilkan pengetahuan dan keterampilan para petani. Menurut Koordinator BPP Pangarengan Hari Suseto, SP mendeskripsikan langkah-langkah yang diperlukan untuk penguatan kelompok tani dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani. Kendati lembaga kelompok tani telah demikian banyak dibentuk, namun cukup sulit saat ini untuk menemukan kelompok tani yang aktif, di mana anggotanya memanfaatkan lembaga tersebut untuk meningkatkan kinerja usahatani dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani. Sedangkan PPL Mailah SP menyampaikan kelompok tani memiliki peran dan fungsi yang penting dalam menggerakkan pembangunan pertanian. Penguatan kelembagaan perlu dilakukan melalui beberapa upaya, antara lain; Mendorong dan membimbing petani agar mampu bekerjasama di bidang ekonomi secara berkelompok. Menumbuh-kembangkan kelompok tani melalui peningkatan fasilitasi bantuan dan akses permodalan, peningkatan posisi tawar, peningkatan fasilitasi dan pembinaan kepada organisasi kelompok, dan peningkatan efisiensi dan efektivitas usahatani, serta meningkatkan kapasitas SDM petani melalui berbagai kegiatan pendampingan, dan latihan yang dirancang secara khusus bagi pengurus dan anggota. Secara teknis upaya penguatan kelompok tani ini dilakukan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Penulis : Mailah, SP Admin BPP Pangarengan : Mailah, SP