Latar BelakangLebah madu merupakan salah satu sumberdaya hutan yang potensian untuk dikembangkan dalam pembudidayaannya , hal ini disebabkan karena sumber pakan lebah yang melimpah, hampir semua tumbuhan yang berbunga dapat menjadi sumber pakan. Produk yang dihasilkan oleh lebah madu dapat dimanfaatkan dan mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi.Beternak lebah madu merupakan suatu usaha yang menguntungkan, karena madu yang dihasilkan mempunyai gizi yang tinggi. Selain madu yang merupakan hasil utama, juga hasil ikutan seperti tepung sari (pollen), lilin , perekat dan sebagainyaBudidaya lebah madu dapat dikembangkan menjadi industri rumah tangga dengan memberikan penghasilan tambahan serta memberikan lapangan pekerjaan, madu diharapkan dapat menjadi komoditas non migas, penghasil devisa negara atau dapat mencukupi kebutuhan lokal dan nasionalMemperhatikan manfaat dan peluang usaha yang ada dan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan sekaligus dalam rangka pencegahan kebakaran lahan/hutan. Pengetahuan dan teknologi perlebahan perlu diberikan kepada para penyuluh terutama penyuluh kehutanan yang nantinya sebagai pendamping dalam mengembangan budidaya lebah di masrayakat. Tujuan:1. Sebagai wahana berbagi pengalaman penyuluh dalam upaya pemantapan kinerja penyuluh kehutanan2. Meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan kemampuan penyuluh kehutanan tentang perlebahan3. Meningkatkan inovasi dan motivasi penyuluh kehutanan dalam tugas pendampingan kepada masyarakat Sasaran: Penyuluh Kehutanan yang ada di Kabupaten Jumlah 20 orang terdiri dari1. Kab. Indragiri Hulu : 4 orang2. Kab. Kuantan Singingi : 4 orang3. Kab. Kampar : 4 orang4. Kab. Siak : 2 orang5. Kab. Pelalawan : 2 orang6. Kab. Bengkalis : 2 orang7. Kab. Rokan Hulu : 1 orang8. Kota Pekanbaru : 1 orang Jadwal dan Tempat Pelatihan Pelatihan perlebahan dikalsanakan pada tanggal 17 s/d 20 Mei 2016-05-16 bertempat di Hotel Mutiara jalan Yos Sudarso No 12 Pekanbaru