Swasembada Pangan yang terus di gaungkan sejak dua tahu terakhir ini utamanya di sektor produksi beras sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan, berbagai upaya yang dilakukan melalui kerjasama antara pelaku utama, penyuluh, Dinas Pertanian, Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta dukungan dari Pemerintah Provinsi dan Pusat menjadi faktor penentu keberhasilan swasembada beras di Kabupaten Penajam Paser Utara. Dalam kondisi cuaca dan alam yang tidak menentu pada dua tahun terakhir ini ternyata Penajam Paser Utara masih mampu surplus produksi beras sebanyak 26.000 Ton di tahun 2015 sedangkan di Tahun 2016 juga terus diupayakan agar produksi beras di Kabupaten Penajam Paser Utara masih bisa surplus seperti ditahun – tahun sebelumnya. Untuk terus mendukung upaya khusus percepatan swasembada pangan khususnya komoditas beras di Kabupaten Penajam Paser Utara serta guna terus meningkatkan pengetahuan tentang pertanian terpadu berkelanjutan, keterampilan pengelolaan usaha tani yang memiliki nilai perbaikan lingkungan, ekonomis, sosial dan kesehatan, diseminasi teknologi pertanian tepat guna, efesien dan ramah lingkungan, serta membangkitkan jiwa entrepreneurship di bidang pertanian secara holistik maka dilaksanakan Pelatihan Pertanian yang di gagas oleh Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) bekerjasama Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Penajam Paser Utara. Pelatihan Pertanian dilaksanakan ini juga melibatkan pihak swasta diantaranya PT. Telkom Indonesia dan PT. Nufarm Indonesia. Pembukaan Pelatihan kali ini juga di hadiri Dinas Pertanian, Komando Distrik Militer 0913 Penajam Paser Utara, Ketua KTNA Kabupaten Penajam Paser Utara, Ketua Komisi II DPRD Kab. Penajam Paser Utara. Pelatihan pertanian yang di buka oleh Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Penajam Paser Utara, Surito, SP, MP pada hari Senin, Tanggal 22 Agustus 2016 bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. Pelatihan pertanian ini di rencanakan dilaksanakan selama enam Kali Pelaksanaan untuk masing-masing setiap bidang diantaranya : Pelatihan Bidang Tanaman Pangan dilaksanakan tanggal 23-24 Agustus 2016, Pelatihan Bidang Tanaman Hortikultura Tanggal 20-21 September 2016, Pelatihan Bidang Peternakan 25-26 Oktober Tanggal 2016, Pelatihan Bidang Perikanan Tanggal 22-23 Nopemver 2016, Pelatihan Bidang Perkebunan Tanggal 20-21 Desember 2016, Pelatihan Bidang Wanita Tani Tanggal 24 – 25 Januari 2017. Dalam sambutannya Kepala Kantor Ketahan Pangan dan Penyuluhan Kab. Penajam Paser Utara menyampaikan Saat ini kita dihadapkan dengan persiapan menghadapi Pasar tunggal MEA, dimana produk-produk yang dihasilkan akan bersaing dengan produk-produk dari negara-negara Asean, daya saing produk yang dihasilkan harus memiliki daya saing, produk yang dihasilkan pelaku utama juga harus diminati konsumen baik dalam jumlah maupun kualitasnya, petani harus mampu menyiapkan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen, ditambahkan Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan dalam sambutannta Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menyiapkan menghadapi MEA diantaranya : Pertama Regulasi dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, dimana regulasi daerah pada saat ini untuk Kabupaten Penajam Paser Utara Alokasi Anggaran untuk bidang pertanian dalam arti luas hanya 6,2 % dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Harapannya ditahun 2017 alokasi anggaran dari APBD untuk Pertanian dalam arti luas dapat mencapai 8 %. Kedua Pengembangan Infrastruktur di potensi pertanian yang ada di Penajam Paser Utara, UPT PU Kecamatan siap mendukung dengan birokrasi yang singkat dan tanpa melalui. Ketiga Pembinaan Hulu ke hilir dengan kerjasama peran serta kelembagaan dalam pembangunan pertanian. Suriyadi, A.Md Suriyadisinaja@yahoo.co.id - Admin Cyber Extension Penajam Paser Utara