Loading...

PELATIHAN PETANI DAN PELAKU AGRIBISNIS KABUPATEN SIJUNJUNG

PELATIHAN PETANI DAN PELAKU AGRIBISNIS KABUPATEN SIJUNJUNG
Pelatihan petani dan pelaku agribisnis melalui Anggaran Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sijunjung Tahun 2016 dilaksanakan pada delapan kecamatan di Kabupaten Sijunjung. Pelatihan petani dan pelaku agribisnis difasilitasi oleh Bidang Kapasitas Penyuluhan BP4KKP Kabupaten Sijunjung. Adapun topik dalam pelatihan yaitu Budidaya Tanaman Padi Sawah. Kecamatan Kamang Baru menjadi tempat kedua dalam pelaksanaan kegiatan ini. Sebelumnya, acara ini telah dilaksanakan di Kecamatan Kupitan.Acara pelatihan petani dan pelaku agribisnis di Kecamatan Kamang Baru mengambil tempat di UPTB-BPK yang berlokasi di jalan lintas Sumatera, Nagari Sungai Lansek, Kecamatan Kamang Baru pada hari Rabu, 24 Februari 2016. Peserta pelatihan berjumlah 20 orang yang merupakan petani dan pelaku agribisnis yang tersebar di Kecamatan Kamang Baru. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mendukung upaya khusus pencapaian swasembada beras tahun 2017.Dalam laporannya, Irdam Wijaya, SST (Kasubag Kapasitas Penyuluhan) menyampaikan bahwasanya BP4KKP Kabupaten Sijunjung pada tahun 2016 menganggarkan kegiatan pelatihan petani khususnya komoditas tanaman pangan pada delapan kecamatan di Kabupaten Sijunjung. Pelatihan ini dilaksanakan untuk menambah wawasan dan pengetahuan petani khususnya komoditi padi sawah. Dengan adanya pelatihan diharapkan petani mampu meningkatkan produksi dan produktivitas padi sawah sehingga secara tidak langsung akan meningkatkan kesejahteraan petani dan keluarganya. Ison Vernely selaku Kepala UPTB-BPK Kecamatan Kamang Baru memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi acara pelatihan petani dan pelaku agribisnis. Dalam sambutannya, beliau berharap agar hasil pelatihan ini dapat diterima dan ditransfer oleh peserta pelatihan kepada petani lain di wilayahnya serta diterapkan sesuai dengan kondisi dan potensi yang tersedia di lapangan.Bertindak selaku narasumber dalam pelatihan ini yaitu Yusuf, S.PKP (KJF Kabupaten Sijunjung) bersama Edli, SP (Penyuluh Pertanian Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Tanjung Gadang). Yusuf, S.PKP memberikan materi tentang pengelolaan tanaman terpadu (PTT) mulai dari pengolahan tanah, persemaian, pemupukan berimbang dan pengendalian OPT. Sedangkan Edli, SP memberikan materi tentang penerapan tanam jajar legowo (jarwo), panen dan pasca panen.Secara khusus, Edli, SP berbagi pengalaman tentang keberhasilan penerapan tanam jajar legowo padi sawah di Nagari Tanjung Lolo, walaupun kelompoktaninya tidak mendapatkan program bantuan dari Pemerintah, 80% petani di Nagari Tanjung Lolo telah menerapkan tanam jajar legowo. Penerapan tanam jajar legowo telah terbukti dapat meningkatkan produksi dan produktivitas padi sawah 30% daripada tanam padi secara konvensional. Beliau memberikan kiat-kiat bagaimana penerapan tanam jajar legowo dapat dilaksanakan oleh petani secara berkesinambungan. (M. Iwan Kurniawan, SP)