Loading...

PELATIHAN PETANI DAN PELAKU AGRIBISNIS KOMODITI PETERNAKAN

PELATIHAN PETANI DAN PELAKU AGRIBISNIS KOMODITI  PETERNAKAN
Aceh Tengah, 26 Nopember 2019 Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kebayakan menyelenggarakan kegiatan pelatihan Petani dan Pelaku Agribisnis Peternakan. Kelompok tani “Muger” beranggotakan 20 orang siap menerima pelatihan dengan beberapa materi pokok dan penunjang yang disampaikan oleh pemateri professional. Acara pelatihan dibuka kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah Juanda,Sp tepat pukul 08’ 15 wib di desa Bukit Eweh Temi Delem Kecamatan Kebayakan. Dalam sambutan pembukaan acara kadistan mengutarakan bahwa Pengembangan usaha tani agribisnis selain menggunakan teknologi dan inovasi baru, petani pelaku utama juga harus memperhatikan kultur budaya yang berlaku di dataran tinggi Gayo, seperti pelestarian teknik menjaga keseimbangan alam yang pernah dilakukan kejurun Blang, kewajiban mengeluarkan zakat pengahsilan dan sebagainya sebagai penunjang keberhasilan yang diharapkan. Selanjutnya Kepala Dinas Pertanian yang berbesik penyuluh pertanian ini juga memperjelas arah pengembangan pembangunan pertanian yang harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam upaya mensejahterakan kehidupan petani. Pemanfaatan lahan perkarangan, perintegrasian ternak dengan tanaman kopi yang cukup menjanjikan nilai tambah bagi pelaku utama agribisnis pertanian. Sementara itu perlu dibina dan dibina terus tentang penguatan kelembagaan kelompok tani sesuai dengan amanah yang tertuang dalam PERMENTAN Republik Indonesia No 67 tahun 2016 tentang kelembagaan petani dan pembinanya yang tidak dapat terpisahkan. Kelembagaan yang kuat akan mampu melakukan perencanaan dan pelaksanaan suatu kegiatan secara terorganisir. Dalam pelatihan ini turut dihadirkan pelaku utama agribisnis pertanian Poster Hutabarat dari kecamatan Atulintang sebagai salah satu nara sumber, dalam penyajian materinya lebih mengarah kepada pengalaman-pengalaman baik nyata berhasil atau yang gagal karena sesuatu hal yang sudah menjadi catatan perjalanan hidupnya. Nara sumber ini aktif memproduksi susu kambing setiap hari dan sudah bermitra dengan beberapa penyalur ke konsumen di kota dingin Takengon. Dipenghujung dari pelatihan ini peserta akan mengadakan study banding ke kawasan agribisnis susu kambing milik Poster Hutabarat di kecamatan Atu Lintang dengan modal perjalanan swadaya kelompok tani, demikian diungkapkan ketua kelompok pak SESMA)* )* Seri Oma Fitri /Ar