Loading...

PELATIHAN TEKNIS BAGI PENYULUH PERTANIAN

PELATIHAN TEKNIS BAGI PENYULUH PERTANIAN
Bertempat di Kantor Bupati Maros, Rabu, (18/03/2020) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Maros bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang telah menyelenggarakan Pelatihan Teknis Bagi Penyuluh Pertanian di Kab. Maros yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 18 s/d 20 Maret 2020. Dihadiri oleh Drh. Bambang Haryanto, MM Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang, para Kabid dan Kasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Maros. Adapun peserta dalam pelatihan ini adalah para penyuluh pertanian perwakilan dari 14 BPP dengan jumlah 30 orang. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Maros Ir. H.M. Alfian Amri, M.Si. Dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih Kepada Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang yang telah mengalokasikan anggaran untuk pelatihan bagi penyuluh pertanian di wilayahnya. Dalam pelatihan ini diharapkan Penyuluh Pertanian yang telah dilatih dapat mengawal program dan kegiatan - kegiatan pemerintah baik pusat, provinsi maupun pemerintah daerah dalam mewujudkan tujuan pembangunan pertanian diantaranya memenuhi kebutuhan pangan nasional, peningkatan kesejahteraan petani dan meningkatkan daya saing kualitas eksport.Panitia kepesertaan pelatihan Ir. Maaluma,M.Si selaku Kabid Penyuluhan menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penyuluh pertanian agar menjadi sumber inspirasi petani yang maju, mandiri dan modern dengan pelayanan penyuluh yang berkualitas, mudah, tepat dan murah. Pada pelatihan teknis ini penyuluh pertanian diharapkan memahami materi yang disampaikan oleh narasumber, selanjutnya penyuluh pertanian diharapkan dapat mengedukasi petani diwilayah bimbingannya. Kegiatan pelatihan teknis ini, sejalan dengan Kostra Tani yang digagas oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia Bapak Dr. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH, yang mengedepankan revitilisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Lapangan (BPP) di Kecamatan sebagai Locus pembangunan pertanian. BPP akan menjadi Pusat Data dan Informasi, Tempat Pembelajaran, Pusat Gerakan Pembangunan Pertanian, Tempat Konsultasi Agribisnis dan Tempat Pengembangan Jaringan Kemitraan. Untuk itu penyuluh pertanian sebagai komandan pasukan khusus (kopassus) pertanian perlu diasah kemampuanya dengan teknologi dan IT agar gerak langkahnya sesuai apa yang diharapkan oleh semua pihak. Adapun materi yang disampaikan antara lain Kebijakan Program KostraTa Nasional disampaikan oleh Staf Khusus Mentan RI Ir. H. Lutfi Halide, M.Si, Kebijakan Program Kostratani di Kab. Maros disampaikan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Maros Ir. H.M. Alfian Amri, M.Si. Materi inti disampaikan oleh widyaiswara BBPP kupang, materi pelatihan : Aplikasi dan publikasi informasi pertanian, jaringan komunikasi penyuluh melalui teleconference, statistik pertanian dan pelaporan pertanian serta pengenalan drone dan demostrasi penggunaan drone. Salah satu peserta perwakilan BPP menyatakan bahwa dengan adanya pelatihan ini, dapat lebih menambah wawasan dan pengetahuan dalam mendampingi petani dilapangan utamanya dalam meningkatkan kesejahteraan petani diwilayah binaan, dan semoga pelatihan seperti ini dapat diadakan dan ditambah pesertanya atau angkatannya. Penulis : Wahida, SP, M.Si (Penyuluh Pertanian BPP Lau - Kab. Maros)