Loading...

PELATIHAN TEKNIS KELOMPOK AFINITAS DEMAPAN KAB. PPU

PELATIHAN TEKNIS KELOMPOK AFINITAS DEMAPAN KAB. PPU
Upaya peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Penajam Paser Utara terus gaungkan oleh Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Penajam Paser Utara, sebagai salah satu Kabupaten pemasok padi terbesar ke-2 di Kalimantan Timur, Kabupaten Penajam Paser Utara tidak serta merta merupakan kabupaten dengan tingkat kesejahteraan petani yang merata di setiap kecamatannya. Hal ini terlihat dengan terus dilaksanakannya kegiatan-kegiatan yang mendukung swasembada pangan, salah satunya kegiatan Pelatihan Teknis Kelompok afinitas Desa mandiri Pangan di Kecamatan Sepaku. Berawal dari adanya bantuan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 4 Tahun Silam bagi Kelompok afinitas di Desa Karang Jinawi Kecamatan Sepaku. Kegiatan APBN dengan nama kegiatan Desa Mandiri Pangan (Demapan) ditujukan kepada Desa dengan tingkat Penduduk miskin minimal sebanyak 30%. Bantuan yang digulirkan sebesar 100 Juta Rupiah Untuk setiap desa kemudian dibagi kepada jumlah kelompok afinitas yang dibentuk dalam setiap desa. Kelompok afinitas di Desa Karang Jinawi sendiri dibentuk 3 Kelompok yaitu Kelompok Bina karya, Kelompok Sumber Rejeki dan Kelompok Bina Usaha, setiap kelompok beranggotakan 30 orang. Pendampingan terhadap Kelompok afinitas di Desa Karang Jinawi, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara selama 4 Tahun yang dilaksanakan oleh Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Penajam Paser Utara melalui Seksi Ketersediaan Kerawanan dan Distribusi Pangan meliputi Pendampingan terhadap LKD (Lembaga Keuangan Desa), dengan Usaha Simpan Pinjam, Perbaikan Administrasi Kelompok dan Pengolahan Hasil Pertanian dimana diharapkan Produk-Produk pertanian yang dihasilkan dari para pelaku utama tidak dijual dalam bentuk mentah tetapi dalam bentuk olahan yang memiliki nilai jual atau nilai ekonomis yang lebih tinggi. Membuka Kegiatan Acara Pelatihan Teknis Kelompok afinitas Desa mandiri Pangan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kepala Seksi Ketersediaan Kerawanan dan Distribusi Pangan menyebutkan bahwa kegiatan ini Bertujuan untuk membekali para kelompok afinitas penerima Program Desa Mandiri Pangan dalam menciptakan Kemandirian dalam mengelola keuangan kelompok. Arahan dari Seksi Ketersediaan Kerawanan dan Distribusi Pangan agar Kelompok afinitas penerima Program Desa Mandiri Pangan dapat membentuk Lembaga Koperasi yang memiliki legalitas dan Berbahan hukum. Sehingga dana Bantuan dari APBN tersebut dapat semakin berkembang, Pola Permodalan Koperasi berasal dari simpanan pokok Anggota, Simpanan Wajib dan Simpanan Sukarela. Di dalam pelatihan tersebut langsung disepakati dari anggota kelompok afinitas peserta pelatihan sepakat membentuk Koperasi dengan nama Koperasi Demapan Tri Tunggal. Pelatihan Teknis Kelompok afinitas Desa mandiri Pangan di Kecamatan Sepaku di Laksanakan di Aula Balai Desa, Desa Karang Jinawi, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Bertindak Sebagai Narasumber dalam Pelatihan tersebut Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kepala Seksi Ketersediaan Kerawanan dan Distribusi Pangan, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sepaku. dan Hadir dalam Acara tersebut Kepala Desa Karang Jinawi Beserta BPD, Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Karang Jinawi, Staff Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Penajam Paser Utara dari Para Petani yang tergabung dalam Kelompok afinitas Di Desa Karang Jinawi yakni Kelompok Bina karya, Kelompok Sumber Rejeki dan Kelompok Bina Usaha. Dalam materinya Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Penajam Paser Utara memaparkan bahwa Badan Hukum pembentukan koperasi yang berbadan hukum menentukan keabsahan suatu badan usaha lembaga koperasi, koperasi yang dibentuk bukan hanya Usaha Simpan Pinjam, tetapi juga Koperasi Serba Usaha dengan tujuan untuk menangkap peluang-peluang usaha yang potensial. Ditambahkan Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Penajam Paser Utara, dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean yang sebentar lagi akan masuk ke Indonesia para pelaku utama pertanian perlu memperhatikan peningkatan produksi baik segi kualitas maupun kuantitas agar mampu bersaing dengan produk-produk yang berasal dari luar. Diakhir materi beliau menambahkan bahwa pembinaan kelompok di Desa Karang Jinawi yang merupakan wilayah paling ujung Kabupaten Penajam Paser Utara diharapkan mampu menjadi percontohan dalam hal pembinaan kelompok tani dan koperasi, dan pelaku usaha kerupuk singkong (Ibu Ummu Umayah), Pembangunan kawasan pedesaan menjadi konsep perkotaan di tengah hutan. Penulis : Admin Cyber Extension Kabupaten Penajam Paser Utara