Uedele – Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Bupati Mohammad Lahay SE, MM dan pejabat lain melaksanakan Kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Irigasi Perpompaan dan Gerakan Tanam Jagung Hibrida di Desa Uedele, Kecamatan Tojo, Senin 09 Desember 2019. Kegiatan ini dihadiri oleh Kasubdit Pengembangan Sumber Air, Kementan, PT Seger Agro Nusantara (SAN), Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemda Tojo Una-Una, Branch Manager PT Bank Mandiri Cabang Ampana, Kapolsek Tojo, Danramil Tojo/Tojo Barat beserta Babinsa se Kabupaten Tojo Una-Una, Camat Tojo dan Tojo Barat, Penyuluh Pertanian wilayah darat, Kepala Desa se Kecamatan Tojo serta kelompok tani dan masyarakat di wilayah Desa Uedele. Salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM) 2016 – 2021 adalah Membangun Keberdayaan Rakyat Serta Penataan Wilayah Pedesaan secara merata, mandiri dan berkelanjutan yang berbasis ekonomi pertanian, pariwisata dan kemaritiman. Kabupaten Tojo Una-Una merupakan salah satu daerah otonom di Provinsi Sulawesi Tengah yang motor penggerak perekonomiannya adalah di sektor pertanian, terutama untuk komoditas jagung, dengan luas lahan mencapai 12.137 Ha. Kondisi saat ini, petani jagung hanya dapat menanam 1 kali setahun karena sistem pengairan/irigasi yang belum memadai, ditambah masih sulitnya mendapatkan benih yang baik serta sprotan sebagai sarana penunjang. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tojo Una-Una bekerjasama dengan PT Seger Agro Nusantara (SAN) emfasilitasi Kelompok Tani untuk mendapatkan bantuan dari Kementrian Pertanian berupa Sistem Pengairan/Irigasi yang baik dan benih jagung untuk petani, guna mewujudkan petani sejahtera di Kabupaten Tojo Una-Una. Kasubdit Pengembangan Sumber Air, Kementan, Bapak Emir Kartarajasa dalam sambutannnya menyatakan bahwa Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), telah melakukan berbagai upaya untuk mendongkrak peningkatan produksi pangan secara signifikan.Dari penyediaan sarana dan prasarana, secara kuantitas mengalami peningkatan. Begitu pula dengan pembangunan atau rehabilitasi jaringan irigasi yang sudah dilaksanakan mampu memberikan kontribusi perluasan coverage area tanaman yang terairi.Namun saat ini, masih perlu ditingkatkan dalam penyediaan dan pengelolaan air irigasi adalah bagaimana pengelolaan, pemanfaatan serta pemeliharaan jaringan irigasi berjalan secara berkelanjutan. Sehingga terus berkontribusi terhadap peningkatan produksi tanaman pangan. Selain itu, Pemberdayaan Kelompok Tani berperan penting dalam pengelolaan, pemanfaatan, dan pemeliharaan air irigasi. Lembaga ini secara khusus mewadahi para petani yang terkait dengan tata kelola air irigasi di tingkat usaha tani sekaligus pengelolaan sumber daya pertanian lainnya. Saat ini penyediaan sarana dan prasarana pertanian yang lebih memadai menjadi fokus dalam peningkatan produksi pangan. Di antaranya melalui pembangunan Embung Pertanian & Irigasi Perpompaan serta kegiatan irigasi lainnya. Salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Tojo Una-Una, Propinsi Sulawesi Tengah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM) 2016 - 2021 adalah Membangun Keberdayaan Rakyat Serta Penataan Wilayah Pedesaan Secara Merata Mandiri dan Berkelanjutan Yang Berbasis Ekonomi Pertanian, Pariwisata dan Kemaritiman. Kabupaten Tojo Una-Una merupakan salah satu daerah otonom di Propinsi Sulawesi Tengah yang motor penggerak perekonomiannya adalah di sektor pertanian, terutama untuk komoditas Jagung, dengan luas lahan mencapai 12.137 Ha. Bupati Tojo Una-Una, Bapak Mohammad Lahay, SE, MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk menunjang jalannya perluasan areal tanaman jagung di Kabupaten Tojo Una-Una, maka ada beberapa pihak swasta yang ikut terlibat, diantaranya adalah PT. Seger Agro Nusantara selaku pihak Eksportir jagung ke negara Filipina. Tujuan akhir dari kegiatan yang dilaksanakan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan hidup petani khususnya petani jagung, dan hal tersebut tidak semudah membalik telapak tangan tapi perlu upaya dan kerja keras serta tindakan nyata dari semua pihak. Bantuan-bantuan tersebut diharapkan dapat mendorong Pembangunan Pertanian Kabupaten Tojo Una-Una serta menyelaraskan dengan Program Nawa Cita Pemerintah, kuhusunya pada subsektor tanaman pangan Penulis : MARNI KADJENGKA, SP (Penyuluh Pertanian Muda Kab. Tojo Una-una) Sumber : Sambutan Kasubdit Pengembangan Sumber Air, Kementrian Pertanian