Loading...

PEMALANG, ADAKAN TEMU TEKNIS PENYULUHAN

PEMALANG, ADAKAN TEMU TEKNIS PENYULUHAN
Temu Teknis Penyuluhan Pertanian dalam rangka mensukseskan UPSUS Pajale di Kabupaten pemalang berlangsung pada Selasa, 14 April 2015 di ruang pertemuan KJF Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Pemalang menghadirkan 14 orang penyuluh, Mantri tani dan PHP serta 4 (empat) narasumber dari BPTP Ungaran, Penyuluh KJF Dipertanhut Kab. Pemalang dan dari Setbakorluh Provinsi jawa Tengah. Acara yang mengambil tema " Peran Penyuluh Pertanian dalam Mendukung swasembada berkelanjutan padi, jagung dan kedelai dan peningkatan produksi tahun 2015." ini diadakan dalam rangka menyamakan persepsi dan sinergitas antara petugas di lapangan. Panitia Penyelenggara Kegiatan temu Teknis Nuranto, SP saat ditemui mengatakan" kegiatan temu teknis ini dilakukan untuk mengkoordinasikan dan menyusun rencana kerja penyuluhan pertanian, menyusun matriks pengawalan dan pendampingan rekomendasi teknologi serta mensosialisasikan lokasi kecamatan penerima kegiatan fasilitasi penyelenggaraan penyuluhan pertanian. Dijelaskan lebihlanjut bahwa dengan tersusunnya matriks pengawalan dan pendampingan teknologi spesifik lokasi di lokasi kecamatan dapat dijadikan dasar dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan sekaligus panduan pelaksanaan tugas dan bahan evaluasi kegiatan penyuluhan pertanian.Ir. Hantoro Tapari, M. Sc selaku narasumber dari Setbakorluh menantang penyuluh tentang kesiapan mensukseskan UPSUS Pajale. Siap!!", jawab Penyuluh dengan lantang penuh semangat, suaranya menggetarkan ruangan pertemuan. Seluruh Penyuluh Pertanian Kabupaten Pemalang menyatakan kesiapannya saat ditanya komitmennya dalam mensukseskan Program Upsus Pajale.Kesuksesan Pajale akan membawa citra penyuluh yang keberadaanya sering dipertanyakan ada tapi tidak kelihatan hasilnya. Oleh karena itu Program Ketahanan dan Kedaulatan Pangan tahun 2017 harus berhasil dan ditangan penyuluhlah keberhasilan program ini dipertaruhkan karena Penyuluh manjadi garda terdepan dalam dalam merealisasikan program ini. Keberhasilan UPSUS PAJALE merupakan keberhasilan seluruh stakeholder pertanian. Akurasi data merupakan modal awal keberhasilan. "Selain penerapan teknologi , akurasi data menjadi faktor penentu yang sangat penting. Karena indikator keberhasilan program ini berawal dari data." kata Koordinator KJF Dipertanhut Kab. Pemalang Ir. Sri Hardjanto . Oleh karena itu kerjasama dan koordinasi sesama petugas kecamatan dan kabupaten diperlukan untuk saling memotivasi dalam meningkatkan kedisiplinan pengumpulan data.Kabid Tanaman Pangan., Sukardi SP saat membuka kegiatan tersebut mewakili Kepala Dipertanhut Kabupaten Pemalang yang berhalangan hadir mengatakan pencapaian target pembangunan pertanian, diperlukan pelaku utama dan pelaku usaha yang berkualitas, andal, serta berkemampuan manajerial, kewirausahaan, dan organisasi bisnis, sehingga mampu membangun usaha tani yang berdaya saing dan berkelanjutan. Maka dalam rangka percepatan pencapaian target pembangunan pertanian tersebut, diperlukan upaya khusus peningkatan kinerja penyuluh petanian melalui Temu Teknis penyuluh pertanian untuk melaksanakan kebijakan penyuluhanSementara itu Ir. Seno Basuki, MSc, peneliti dari BPTP Ungaran, menekankan bagaimana upaya teknis dalam mensukseskan program UPSUS PAJALE tersebut. Upaya tersebut antara lain melalui pengembangan/ rehabilitasi jaringan irigasi, optimasi lahan, pengembangan SRI, Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT), Perluasan Areal Tanam (PAT) Kedelai dan jagung, penyediaan benih, pupuk, alsintan, dan pengawalan/pendampinganDalam pertemuan teknis ini diharapkan dapat dijadikan momentum untuk membahas dan menyatukan persepsi terhadap penyelenggaraan penyuluhan pertanian, pengawalan dan pendampingan penerapan teknologi dan merekomendasikan serta mencari solusi dari berbagai masalah yang timbul ditingkat lapangan.Penulis : Nurul Ashar ( PP Madya pada KJF Dipertanhut Kabupaten Pemalang).