Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehuatanan (BP3K) selain sebagai simpul koordinasi, pusat data dan informasi, juga harus berfungsi sebagai "Farmer's Education Centre". Salah satu upaya untuk mewujudkan fungsi tersebut adalah dengan memanfaatkan lahan yang dimiliki oleh BP3K sebagai tempat belajar bagi penyuluh sekaligus sebagai tempat penerapan teknologi dalam budidaya berbagai tanaman unggulan di wilayah masing-masing. BP3K Kecamatan Bayongbong berusaha menjadikan lahan pekarangan dan kebun BP3K tidak saja sebagai tempat budidaya berbagai tanaman seperti selada, bawang daun dengan pola hidroponik, ataupun tanaman cabe, bawang merah, bawang daun, kubis dengan sistem konvensional, tetapi menjadikan kegiatan budidaya tersebut sebagai upaya menambah kapasitas penyuluh pertanian dan salah satu cara transfer teknologi kepada para petani. Sejauh ini, sudah cukup banyak manfaat dari pemanfaatan lahan BP3K, salah satunya dari sisi ekonomi. Selain penyuluh, petani yang bekerja sama dengan penyuluh juga merasakan peningkatan produksi dan pendapatan dari lahan tersebut. Diharapkan, selain petani penyuluh dan petani pelaksana, petani yang berada di wilayah kerja BP3K Bayongbong juga bisa mendapat dampak yang positif, karena penyuluhan tidak hanya dilakukan di wilayah kelompok tani saja, tapi bisa dilakukan di lahan BP3K sebagai pusat pembelajaran bagi petani. Kegiatan pemanfaatan lahan BP3K sejalan dengan program Kementerian Pertanian untuk menjadikan Balai Penyuluhan di kecamatan sebagai pusat informasi dan tranformasi teknologi pertanian.(Lia Indria P)