PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK DIPROSES MENJADI PUPUK ORGANIK ( K O M P O S )
Dalam upaya peningkatan produktivitas usaha tani, masih banyak petani yang belum memaksimalkan potensi yang ada disekitar usaha tani mereka. Banyak sekali limbah2 pertanian yang belum termanfaatkan, terutama pemanfaatan limbah pertanian (sayuran, perkebunan dan Pangan) mempunyai manfaat yang baik untuk tanaman terlebih setelah dijadikan pupuk organik. Pemanfaatan Limbah pertanian itu sendiri dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organic berupa kompos yang mempunyai kelebihan, antara lain : • Memperbaiki struktur tanah.• Memperbaiki tata air dan udara tanah.• Memperbaiki suhu tanah.• Mempertinggi daya ikat tanah terhadap zat hara.• Memperbaiki kehidupan jasad renik dalam tanah.• Meningkatkan daya guna dan hasil guna dari pemupukan dengan pupuk buatan. Adapun Proses pembuatan pupuk Organik (Kompos) sebagai berikut: Bahan : 1. Kotoran Ternak 850 kg2. Abu Dapur 100 Kg 3. Serbuk Gergaji 5 % ( 50 Kg )4. Kalsit (CaCO3)/Dolomit 2 % ( 20 Kg )5. Starter 0.25 % ( 2.5 Kg )6. Gula Pasir 250 gram7. Pupuk N 0.25 % ( 2.5 Kg )8. Kulit Kopi 5 % (100 kg)9. Limbah Pertanian/serasah dedaunan dan batang Cara Pembuatan : 1. Membuat lokasi proses pengomposan menggunakan lantai tanah ternaungi2. Bahan baku berupa kotoran ternak, serbuk gergaji, abu, kalsit/dolomite, pupuk N, pupuk P, kulit kopi maupun limbah pertanian dicampur menjadi satu dan diaduk sampai homogeny atau sampai rata.3. Bahan-bahan yang sudah teraduk rata kemudian disusun berlapis-lapis, kemudian tiap lapisan ditaburkan starter sampai rata kemudian disiram (penyiraman harus rata) ulangi kegiatan tersebut sampai mencapai ketinggian kurang lebih 50 cm.4. Kemudian bahan-bahan tersebut diaduk kembali hingga homogeny dengan cara disisir dari atas ke bawah kemudian ditumpuk pada tempat proses dengan ketinggian kurang lebih 150 cm, kemudian di diamkan.5. Setelah 1 minggu dilakukan pembalikan dengan cara dibalik atau di aduk rata kemudian disiram air hingga jenuh ( kadar air 60 %) kemudian ditumpuk kembali. Ulangi pembalikan tersebut selama 4 kali6. Setelah 4 kali pembalikan tumpukan di diamkan selama 1 minggu. Ciri-ciri Pupuk organic matang : Coklat kehitaman, bertekstur remah dan tidak berbau. Dosis pemupukan : 1. Tanaman padi : 1 s.d 2 ton/ha, setelah pengolahan lahan2. Tanaman perkebunan : 2,5 s.d 5 kg/pohon diberikan sekitar perakaran3. Tanaman Hortikultura : 2 s.d 5 ton/ha sebelum tanam. Penulis ; Alit Yuliasih, S.P