PEMANFAATAN PEKARANGAN MELALUI KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL)
Optimalisasi pemanfaatan pekarangan dilakukan melalui upaya pemberdayaan wanita untuk mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga. Upaya ini dilakukan dengan membudidayakan berbagai jenis tanaman sesuai kebutuhan pangan keluarga seperti aneka umbi, sayuran, buah, serta budidaya ternak kecil dan ikan sebagai tambahan untuk ketersediaan pangan sumber karbohidrat, vitamin, mineral, dan protein bagi keluarga pada suatu kawasan perumahan sehingga dapat terbentuk sebuah kawasan yang kaya akan sumber pangan yang diproduksi sendiri dari hasil optimalisasi pekarangan. Pendekatan pengembangan ini dilakukan dengan mengembangkan pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture), antara lain dengan membangun kebun bibit dan mengutamakan sumber daya lokal disertai dengan pemanfaatan pengetahuan lokal (local wisdom) sehingga kelestarian alam pun terjaga. Kegiatan optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dilakukan dengan pendampingan oleh penyuluh pendamping PPK Provinsi dan pendamping PPK Kabupaten, dan PPL selaku pendamping desa serta dikoordinasikan bersama dengan aparat kampung. Selain pemanfaatan pekarangan, juga diarahkan untuk pemberdayaan kemampuan kelompok wanita membudayakan pola konsumsi pangan, beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA), termasuk kegiatan usaha pengolahan rumah tangga untuk menyediakan pangan yang lebih beragam. Pada tahun 2019 kegiatan KRPL di kecamatan Seputih Surabaya dilaksanakan di dua lokasi Kelompok Wanita yakni Kelompok Wanita tani Tri Utama Kampung Sumber Katon dan Kelompok Wanita Tani Mekar Abadi Kampung Gaya Baru II. Optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui konsep KRPL selama ini telah terbukti banyak memberikan manfaat bagi masyarakat baik bagi anggota kelompok wanita maupun lingkungan kawasan di sekitarnya. Bagi pelaku anggota kelompok wanita, kegiatan ini dapat memberikan sumbangan pangan untuk dikonsumsi keluarga, penghematan pengeluaran keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan dan gizi sehari-hari dan terjadinya diversifikasi konsumsi pangan pada rumah tangga anggota. Bagi lingkungan kawasan, kegiatan ini dapat membuat suasana asri dan lingkungan lebih nyaman.