pekarangan adalah lahan terbuka yang terdapat di sekitar rumah. pekarangan rumah dapat kita manfaatkan dengan menanam tanaman produktif seperti tanaman hias, buah, sayuran, rempah-rempah dan obat-obatan. jika dikelola dengan baik pekarangan rumah dapat memberikan manfaat bagi kehidupan keluarga seperti sumber pangan dan juga sebagai sumber pendapatan. pemanfaatan lahan pekarangan bisa mendukung ketahanan pangan nasional. sayuran yang dibudidayakan secara organik, jenis pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang atau pupuk kompos, baik berbentuk curah maupun granul. pemberian pupuk dilakukan pada saat pembuatan media tanam dengan menambah volume pupuk kompos atau pupuk kandang lebih banyak dalam media tanam, misalnya2 atau 3 bagian dibandingkan tanah dan sekam. pupuk susulan dapat berupa pupuk organik cair yang telah tersedia di toko-toko sarana pertanian atau dengan cara membuat sendiri. intensitas pemberian pupuk organik biasanya dilakukan 3-7 hari sekali dengan cara melarutkan 10-100 ml pupuk dalam 1 liter air dan disiramkan secara merata pada media tanam.pada sayuran buah, disebabkan masa pertumbuhan yang lebih panjang, maka selain pemberian pupuk organik cair juga dapat dilakukan pemberian pupuk susulan berupa pupuk kandang atau pupuk kompos setiap 30 hari sekali sebanyak 50-100 g atau 2-3 genggam pupuk per tanaman. adapun pembuatan pupuk organik cair (poc) dapat dilakukan dengan menggunakan bahan dan alat sebagai berikut : ember atau gentong plastik berukuran 50 liter kantong kain pupuk kandang atau kompos atau kascing 5 kg molase 2 liter em 4 100 ml air 40 liter. langkah - langkah membuat poc adalah sebagai berikut : masukkan air sebanyak 40 liter ke dalam ember tambahkan molase sebanyak 2 liter, lalu aduk hingga merata masukkan em 4 sebanyak 100 ml, lalu aduk hingga merata masukkan pupuk kandang, kompos sebanyak 5 kg ke dalam kantong kain, ikat bagian mulut kantong sebagaimana kantong teh, lalu masukkan ke dalam ember tutup ember dengan rapat pupuk dapat dipakai setelah 3 minggu, kematangan pupuk ditandai dengan bau khas hasil fermentasi seperti bau tape. penyusun : cut fadilah asnani,sp (penyuluh bpp titeue aceh)