Loading...

PEMANFAATAN PEKARANGAN SOLUSI LAHAN SEMPIT Oleh : Lalu Habibi, S.ST

PEMANFAATAN PEKARANGAN SOLUSI LAHAN SEMPIT Oleh : Lalu Habibi, S.ST
PEMANFAATAN PEKARANGAN SOLUSI LAHAN SEMPIT Pekarangan adalah lahan terbuka yang terdapat di sekitar rumah tinggal. Lahan ini jika dipelihara dengan baik akan memberikan lingkungan yang menarik nyaman dan sehat serta menyenangkan sehingga membuat kita betah tinggal di rumah. Pekarangan rumah kita dapat kita manfaatkan sesuai dengan selera dan keinginan kita. Misalnya dengan menanam tanaman produktif seperti tanaman hias, buah, sayuran, rempah-rempah dan obat-obatan. Dengan menanam tanaman produktif di pekarangan akan memberi keuntungan ganda, salah satunya adalah kepuasan jasmani dan rohani. Jika dikelola dengan baik pekarangan rumah dapat memberikan manfaat bagi kehidupan keluarga seperti : tempat bermain, tempat rekreasi, sumber pangan dan juga sebagai sumber pendapatan. Pemanfaatan lahan pekarangan baik di daerah pedesaan maupun perkotaan bisa mendukung ketahanan pangan nasional dengan memberdayakan potensi pangan lokal yang dimiliki masing-masing daerah. Fungsi pekarangan secara umum: Sumber pangan keluarga, seperti sayur-sayuran, umbi-umbian, buah-buahan serta ternak dan ikan. Sumber obat-obatan atau apotik hidup. Sumber bumbu, rempah masakan. Sumber pupuk organik. Sumber keindahan/Estetika. Manfaat pekarangan rumah untuk keluarga antara lain : Pemenuhan gizi keluarga : ada beberapa tanaman, ternak dan ikan yang dapat dipelihara di pekarangan dan menghasilkan makanan yang dibutuhkan keluarga. Seperti umbi-umbian sebagai sumber vitamin, sedangkan ternak dan ikan sebagai sumber protein dan lemak. Sebagai lumbung ternak : hasil dari usaha pekarangan dapat diambil sewaktu-waktu dan tidak ada musim pacekliknya. Apotik hidup : pekarangan dapat ditanami berbagai tanaman obat yang berkhasiat, jika anggota keluarga sewaktu-waktu sakit dapat ditanggulangi sementara dengan obat yang ada di pekarangan. Menambah penghasilan : pekarangan yang dikelola dengan baik, hasilnya dapat dijual sebagai sumber pendapatan keluarga karena banyak komoditas yang tidak membutuhkan lahan yang luas untuk membsudidayakannya. Menghasilkan bahan bangunan : jenis tanaman pohon seperti bambu, kelapa, nangka dan tanaman lainnya yang ditanam di pekarangan dapat dijadikan bahan bangunan dan kerajinan rumah tangga. Sebagai tempat rekreasi keluarga : pekarangan yang ditata dan dirawat secara teratur akan memberikan keindahan dan rasa tentram bagi orang yang melihatnya. Untuk itu mari kita manfaatkan dan perindah pekarangan rumah dengan menanam tanaman yang bisa menunjang kebutuhan keluarga. Konsep Rumah Pangan Lestari disingkat menjadi RPL merupakan solusi yang tepat bagi sobat sekalian dalam pemanfaatan areal tidak terpakai di sekitar rumah. Konsep RPL pertama kali diperkenalkan oleh Kementerian Pertanian, didasari adanya keinginan untuk mengajak masyarakat agar tergerak untuk mencapai kemandirian pangan dengan memanfaatkan pekarangan yang ramah lingkungan. Mengapa perlu menerapkan konsep Rumah Pangan Lestari? Kerap kali, pekarangan rumah tidak terurus sehingga menjadi tempat tumbuhnya rumput liar. Ataupun, untuk menutupi rasa malas dalam mengurusnya secara rutin, kita pun menutupnya dengan semen sehingga daerah resapan air hujan di sekitar rumah pun berkurang. Alih-alih demikian, kita dapat mengubahnya menjadi area bercocok tanam. Apalagi kalo sobat rindu untuk melihat tanaman-tanaman yang hijau nan segar di sekeliling rumah, Rumah Pangan Lestari ini menjadi jawabannya. Di pekarangan sempit, kita dapat menanam sayuran dalam pot/polibag yang diatur vertikal menggunakan rak dan bambu yang digantung di pagar. Botol plastik berukuran 1.5L juga dapat disulap menjadi wadah tanaman dengan menggunakan sisi sampingnya. Kreativitas kita juga dapat dituangkan dengan mengecat botol plastik tadi dengan warna yang beragam sehingga mata yang melihatnya tidak merasa bosan. Pekarangan yang berukuran sedang, dapat dimanfaatkan untuk penaman sayuran yang lebih banyak serta tanaman obat. Dapat juga dilakukan intensifikasi pagar misalnya dengan membuat pagar hijau. Sedangkan, tanaman buah karena umumnya berupa pohon hanya dapat ditanam di pekarangan yang luas. Pembuatan kolam ikan juga dapat dilakukan untuk mengisi ruang pekarangan rumah sobat sekalian. Sayuran dengan bedengan, dan ternak unggas juga bisa menjadi ide lainnya. Mungkin sobat bertanya, kenapa sih kita perlu memanfaatkan pekarangan ? 1. Pangan yang cukup Dengan menanam sendiri beberapa kebutuhan dapur keluarga, kita bisa memastikan jumlahnya cukup sesuai kebutuhan gizi keluarga. Komoditas yang ada di pekarang dapat kita atur misalnya ada sayuran, kolam ikan, dan buah-buahan. Dengan demikian, kebutuhan vitamin C dan serat untuk keluarga kita sudah terpenuhi. Untuk protein dipenuhi oleh hasil panen berupa ikan. 2. Kualitas terjamin Umumnya, sayur dan buah-buahan di supermarket telah terkena semprotan pestisida saat masa perawatan oleh petani. Dan, beberapa buah juga disuntik dengan senyawa kimia untuk memperpanjang masa ketahanannya. Nah, kalau sobat memanfaatkan hasil budidaya sendiri, kita tahu betul apa-apa saja bahan yang ditambahkan, yang pastinya lebih sehat dan terjamin kualitasnya karena minim pestisida. 3. Tambahan penghasilan Sayur, tanaman obat, dan buah-buahan hasil panen dari tanaman di pekarang rumah kita dapat juga lho dijual ke tetangga ataupun kolega kerja yang membutuhkan pangan yang sehat dan berkualitas. Penggunaan pestisida yang dihindari dapat menjadi motif yang kita andalkan dalam memasarkan hasil panen kita. Dan, sobat yang ingin serius menekuni pertanian bisa mencoba budidaya tanaman hias, seperti anggrek. Harganya yang mahal di pasaran menjadi daya tarik sendiri bagi pembudidaya untuk menekuni dunia per-anggrek-an. 4. Memperindah pekarangan Tanaman hias seperti bunga-bunga yang unik dan seragam dapat ditata sehingga membentuk kebun bunga yang berwarna-warni. Selain itu, tirai hijau juga dapat dibentuk di pagar sekeliling rumah dengan memanfaatkan tanaman yang tumbuh menjalar. Sobat-sobat yang suka mengunggah foto di media sosial juga dapat menjadikan pekarangan rumah sebagai pojok berfoto dengan keluarga dan teman, yang gratis dan tidak perlu pergi jauh-jauh. Daftar pustaka : https://bulelengkab.go.id/detail/artikel/pemanfaatan-pekarangan-rumah-89, 21-11-2019 https://paktanidigital.com/artikel/rumah-pangan-lestari-solusi-pekarangan-masa-kini/#.XdWrbPZ_vIU 21-11-2019