Loading...

PEMANFAATAN RICE TRANSPLANTER DALAM MENGHADAPI KELANGKAAN TENAGA KERJA TANAM

PEMANFAATAN RICE TRANSPLANTER DALAM  MENGHADAPI KELANGKAAN TENAGA KERJA TANAM
Penulis : Maryono Penyuluh Pertanian Desa Savanajaya Pada era milenial saat ini banyak generasi muda yang memilih kerja kantoran dibandingkan bekerja di bidang pertanian sehingga tidak adanya generasi penerus untuk melakukan proses penanaman padi secara manual yang notabenenya banyak memerlukan tenaga manusia. Sehingga salah satu strategi pemerintah untuk menghadapi ancaman dalam kelangkaan tenaga kerja di bidang pertanian adalah dengan menerapkan mekanisasi pertnian yang salah satunya yaitu mesin tanam bibit padi rice transplanter, adapun dalam penerapan alat dan mesin pertanian tersebut di perlukan untuk peningkatan produktifitas lahan dan tenaga kerja,mempercepat dalam efisiensi waktu dan sekaligus menekan biaya produksi. Rice transplanter merupakan alat penanaman bibit padi dengan jumlah,kedalaman,jarak,dan kondisi penanaman yang dapat di seragamkan. Konsep alat ini adalah memberikan jarak yang pas antara satu barisan padi dengan barisan padi lainnya, rice transplanter ini di rekomendasikan oleh badn penelitian dan pengembangan (LITBANG) kementan pertanian karena sistem ini ternyata mampu meningkatkan produksi hingga 30%, perlu diketahui juga bahwa penggunaan alat rice transplanter ini mempunyai beberapa persyaratan teknis di antaranya. Pengolahan tanah secara sempurna Lahan yang macak macak Persemaian sistem dapok Dengan adanya alat rice transplanter dari bantuan pemerintah salah satu petani muda milenial yang bernama Maryanto,SP yang berasal dari desa savanajaya kecamatan waeapo kabupaten buru memanfaatkan alat tanam bibit padi rice transplanter tersebut didalam budidaya padi yang beliau lakukan, petani muda ini melakukan penanaman padi dengan menggunakan mesin tanam padi dilakukan tahap demi tahap mulai dari pengolahan tanah, membuat pesemaian dengan menggunakan dapok yang sesuai dengan spesifikasi dari mesin tanam itu sendiri,dan penanaman dengan transplanter yang di oprasikan oleh beliau sendiri.