Loading...

Pemangkasan Tanaman Kakao

Pemangkasan Tanaman Kakao
Pemangkasan pada tanaman kakao ada beberapa macam, yaitu: pemangkasan bentuk, pemangkasan pemeliharaan, dan pemangkasan produksi. Pohon pelindung juga dilakukan pemangkasan agar percabangan dan daunnya tumbuh tinggi dan baik. Pemangkasan bentuk Pemangkasan bentuk mulai dilakukan pada saat tanaman muda berumur 8 – 12 bulan dan telah tumbuh jorket. Cabang yang lemah dibuang dan mempertahankan 3 – 4 cabang yang simetris terhadap batang utama, kukuh, sehat dan mengarah ke atas membentuk sudut 450. Cabang-cabang utama yang dipilih hendaknya sudah mengayu dan daun flush sudah agak tua. Panjang cabang sekitar 30 - 40 cm. Pemangkasan Pemeliharaan Pemangkasan pemeliharan pada tanaman kakao bertujuan untuk mempertahankan kerangka tanaman yang sudah terbentuk baik, mengatur penyebaran daun produktif, merangsang pembentukan daun baru, bunga dan buah, serta terhindar dari hama dan penyakit. Pemangkasan dilakukan dengan mengurangi sebagian daun yang rimbun pada tajuk tanaman dengan cara memotong ranting-ranting yang terlindung dan menaungi. Pemangkasan Produksi Pemangkasan produksi berkesinambungan dengan pemangkasan pemeliharaan. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan produktivitas tanaman. Pemangkasan produksi dilakukan dengan memangkas daun-daun agar tidak terlalu rimbun sehingga sinar matahari bisa tersebar merata ke seluruh organ daun. Dengan demikian, proses fotosintesis bisa berjalan lancar sehingga sirkulasi makanan dari daun keseluruh organ tanaman juga lancar. Pemangkasan yang tepat akan diperoleh bentuk tanaman yang baik menjelang tanaman berumur empat tahun dengan ciri-ciri sebagai berikut: Memiliki tinggi jorket sekitar 120 - 150 cm, dengan cabang primer 3 - 4 cabang, letaknya simetris dan arahnya ke atas dengan sudut sekitar 450. Tajuk tanaman berbentuk seperti payung . Tidak terdapat percabangan dengan jarak 40 - 60 cm dari jorket dan 15 - 25 cm dari pangkal cabang sekunder. Penyebaran daun merata, seluruh ruang tajuk terisi dengan daun dengan kedudukan mendekati vertikal pada bagian atas dan semakin mendatar pada bagian bawah. Tidak terjadi tumpang tindih daun/cabang antara satu pohon dengan pohon lain di sekitarnya. Daun-daun yang tidak produktif tidak ada atau sedikit sekali, demikian pula ranting dan cabang yang rusak atau sakit. Sinar matahari mampu menerobos tajuk tanaman. BPP GLUMPANG TIGA, PPL JAFRIZAL