Loading...

PEMBAGIAN KARTU TANI DI WILAYAH BP3K PABEDILAN

PEMBAGIAN KARTU TANI DI WILAYAH BP3K PABEDILAN
Sejalan dengan program pemerintah malui kementrian pertanian untuk memberikan identitas dan melindungi para petani khususnya dalam penyaluran pupuk brsubsidi dan pemberian bantuan, pemberian kartu tani merupakan salah satu langkah yang cukup baik karena akan sangat membantu para petani di lapangan. Pemberian kartu tani dimulai dengan pendataan petani di tingkat lapangan oleh PPL yang kemudian data tersebut diupload ke situs Kementrian Pertanian yang selanjutnya akan diproses dan data tersebut akan diserahkan kepada pihak Bank penyelenggara kartu tani. Untuk Wilayah Jawa Barat, pelaksana pembuatan kartu tani dalah Bank Mandiri yang merupakan salah satu anggota HIMBARA (Himpunan Bank Negara). Untuk memperoleh kartu tani caranya cukup mudah yaitu petani adalah anggota kelompok yang menggarap sawah maksimal 2 ha dan meberikan data yang ada di eKTP dan KK kepada petugas/PLL.Pada Tahun 2018, telah dilaksanakan penyerahan kartu tani secara bertahap khususnya di Kabupaten Cirebon berdasarkan data petani yang telah diupload pada Tahun 2017. Di Wilayah Kerja Balai Penyuluhan Pertania(BPP) Pabedilan yang membawahi tiga Kecamatan yaitu Pabedilan, Losari dan Ciledug penyerahan kartu tani melalui Bank Mandiri telah dilaksanakan pada tanggal 4-5 April 2018 di tiga Kecamatan secara seretak. Penyerahan kartu tani Kecamatan Pabedilan dilaksankan di kantor BPP dengan jumlah desa sasaran sebanyak 6 Desa dari 13 Desa yang ditargetkan, Kecamatan Losari dilaksanakan di kantor Desa Kalisari dengan jumlah desa sasaran sebanyak 2 desa dari 10 desa yang ditargetkan, dan Kecamatan Ciledug dilaksanakan di kantor Desa Tenjomaya dengan jumlah desa sasaran sebanyak 7 desa dari 10 desa yang ditargetkan. Pada prosesnya, kartu tani langsung diserahakan pihak Bank Mandiri kepada para petani yang datanya telah diperoleh dari data base kementrian pertnian. Petani yang hadir untuk mendapatkan kartu tani terlebih dahulu datanya dicocokan, untuk itu para petani membawa eKTP dan kartu keluarga (KK) dan bila data telah sesuai petani langsung memperoleh buku rekening, kartu tani (juga berfungsi sebagai ATM) beserta no PINnya. Kartu ini merupakan kartu identitas petani yang juga berfungsi sebagai ATM dan Kartu Debit di mana di dalamnya memuat infomasi berupa Nama, NIK (Nomor Induk KependudukN), alamat, luas lahan, komoditas, alokasi pupuk subsidi,dan panen. Dengan memiliki kartu tani, diharapkan petani dapat memperoleh beberapa kemudahan antara lain memperoleh pupuk bersubsidi dengan tepat, kemudahan fasilitasi keuangan, kredit usaha rakyat( KUR), dan bantuan program pemerintah atau kementrian pertanian lainnya.Berdasarkan data yang diperoleh pada saat penyerahan kartu, tidak semua katu tani yang ditargetkan seluruhnya tersampaikan kepada petani. Di kecamatan Pabedilan, target kartu yang dibagikan sejumlah 624 namun yang terrealisasi 349 kartu (55,9 %), Kecamatan Losari target 232 kartu dengan realisasi 177 kartu (76,3 %)dan Kecamatan Ciledug dari jumlah target 259 kartu yang terrealisasi 213 kartu (82,2 %). Secara keseluruhan jumlah katu tani yang telah diserahkan kepada petani di wilayah BPP Pabedilan adalah 739 kartu dari jumlah yang ditergetkan 1115 kartu (66,27 %). Melihat data tersebut ternyata dari jumlah petani yang kartunya telah di sediakan belum semuanya terserap, ini disebabkan adanya petani yang telah meninggal dunia, data petani ganda, dan kesibukan petani yang waktunya bersamaan dengan kegiatan panen padi.Jumlah kartu yang ditargetkan sebanyak 1115 tersebut di atas bukanlah jumlah akhir atau jumlah keseluruhan petani yang ada di wilayah BPP pertanian, masih banyak petani yang datanya belum tercover di data base dan masih banyak petani yang belum mendaftarkan dirinya untuk mendapatkan kartu tani. Oleh karena itu diharapkan proses pendataan petani dan penyerahan kartu tani masih terus dilanjutkan sampai semua petani dapat memperoleh kartu tani. Ditulis Oleh : Makhrus Soleh, SPt. (Penyuluh Pertanian BP3K Pabedilan)