Pembedengan, Pemupukan Awal Dan Pemasangan Mulsa Tanaman Cabe
1. PembedenganProses selanjutnya setelah pengolahan lahan adalah proses yang dinamakan pembedengan. Ini adalah proses dimana nantinya air hujan akan dibuang melalui parit dan juga akan memudahkan air hujan agar masuk dan meresap di dalam lahan pengolahan cabai tersebut.Penggunaan air hujan tentunya akan menghemat proses penanaman cabai. Namun jika tidak dialirkan dengan baik maka akan terjadi genangan yang akan mebuat tumbuhan membusuk. lebar bendengan pada lahan tanaman cabe biasanya 100 cm, dengan tinggi 20 cm dan panjang akan menyesuaikan dengan ukuran panjang lahan tersebut. 2. Pemupukan AwalNah, setelah pengolahan lahan dan upaya pembedengan selesai maka akan masuk ketahapan selanjutnya yaitu diadakan pemupukan awal. Ini berguna untuk menyuburkan tanah dari lahan penanaman cabai tersebut. Ini akan sangat berguna demi mendapatkan panen maksimal.Lakukanpemupukan secara merata. Pemupukan dapat menggunakan campuran pupuk organik yang terdiri dari pupuk kandang dan pupuk kompos. untuk tanaman cabe maka kebutuhan pupuk yang digunakan per hektar adalah 20 ton. Tambahkan juga pupuk urea untuk penyuburan selain menggunakan pupuk organik sebanyak 350 kg per hektar. 3. Pemasangan MulsaAgar panen cabe tersebut optimal maka sebaiknya menggunakan pemasangan mulsa plastik. Ini akan mempertahankan kelembaban, menjaga kebersihan ladang dan pengendalian gulma. Penggunaan mulsa juga bisa untuk penahanan erosi tanah tempat penanaman.Setelah memasang ini, buatlah lubang tanam sebanyak 2 baris di setiap bendengan dengan jarak di seyiap baris 70 cm dan jarak tiap lubang 60 cm. Lubang tanaman buat pola zigzag. Ini akan berpengaruh pada sirkulasi angin dan pencahayaan matahari. Diameter dari lubang tanam adalah 10 cm. Itulah cara pengolahan tanah untuk menanam cabai.