Loading...

Pembekalan Tim Fasilitator Desa Program Readsi Tahun 2019 Prov. Sulteng

Pembekalan Tim Fasilitator Desa Program Readsi Tahun 2019 Prov. Sulteng
Pada hari rabu 18/12/19 telah dilaksanakan pertemuan pembekalan Tim Fasilitator Desa (TFD) bersama tenaga ahli pemberdayaan Provinsi Sulawesi Tengah serta perwakilan dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) berjumlah 150 orang yang berlangsung di Hotel BW Palu. Tim Fasilotator Desa berasal dari 5 (lima) kabupaten yang melaksanakan program READSI yaitu Kabupaten Parigi Moutong, Poso, Luwuk, Toli-Toli dan Buol. Acara dibuka oleh Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan BPPSDMP KEMENTAN RI Ir.Bustanul Arifin Caya, MDM. yang juga dihadiri oleh Staf khusus Menteri Pertanian Ir. H. Firdaus Hasan, MP, serta Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov.Sulawesi Tengah, Ir. Trie Iriany Lamakampali, MM. Sebagaimana laporan Ketua Panitia Ir. Zuroqi Mubarok, SE menyampaikan bahwa tujuan pertemuan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan fasilitator desa dalam memfasilitasi proses pemberdayaan masyarakat kelompok tani yang didampinginya dan meningkatnya pengetahuan fasilitator desa dalam memahami program READSI dalam memfasilitasi penguatan kelompok serta peningkatan kapasitas kelompok dan masyarakat yang disampingnya. Arahan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Kementan RI menyampaikan bahwa program strategis Kementan RI adalah Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KOSTRATANI) yakni optimalisasi peran dan fungsi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yakni (1.) sebagai pusat data dan informasi.(2.)Pusat Pembelajaran.(3.) Pusat pengembangan jejaring kemitraan; (4.) Pusat Gerakan Pembangunan Pertanian.(5.)Pusat Konsultmasi Agribisnis. Dimana diharapkan para Tenaga Fasilitator Desa dapat mendukung penyuluh pertanian ASN .Materi TANI.Inseminator.Pengawas Benih Pertanian yg tidak lain untuk memfasilitasi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani. Dalam hal pemberdayaan masyarakat TFD harus berupaya mengurangi angka kemiskinan. Selanjutnya kepada tenaga ahli yang mendampingi Fasilitator Desa dapat memberikan advis terhadap strategi pemberdayaan petani dan masyarakat. Hal lain yang disampaikan, agar TFD dapat meningkatkan koordinasi dengan semua pihak baik pemerintah desa, kecamatan dan kabupaten serta provinsi serta lintas kementerian dalam mendukung program Kementerian Pertanian KOSTRATANI yang Maju.Mandiri dan Modern. Disamping itu secara umum para pelaksana kegiatan READSI dapat melaksanakan realisasi fisik sesuai rencana target dan tertib administrasi sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku. Sementara itu ibu Kepala Dinas TPH Prov.Sulteng menjelaskan bahwa di wilayah kerja BPP yang terdapat kegiatan kegiatan READSI ini agar supaya dapat menunjukkan kinerja yang lebih baik dalam hal pengembangan pertaniannya dari sisi produksi dan produktifitas serta pemberdayaan, pengawalan dan pendampingan kelompok tani sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Sementara itu pada acara pembukaan tenaga fasilitator desa READSI ini diberikan materi khusus Motivasi oleh Staf Khusus Menteri Pertanian RI dimana kepada para pendamping pemberdayaan lapangan TFD agar (a) bekerja dengan baik karena “bila anda bekerja dengan baik maka anda akan dapat imbalan yang baik”; (b) Usahakan di lapangan dapat menghasilkan cerita sukses (success story). Kesuksesan dalam pendampingan petani tidak saja ditentukan oleh kecerdasan atau IQ akan tetapi ditentukan oleh Kejujuran, Disiplin, kerjasama dan kerja keras; (c) Para petani harus di kawal dan didampingi dari berbagai aspek baik sosial, ekonomi, filosofi dan budaya serta pengetahuan dan nilai-nilai luhur yang ada di masyarakat petani (indegenius knowledge). Penulis : Sitti Musdalifah Tompo, SP (Penyuluh Pertanian Pertama pd Dinas TPH Sulteng)