Pemberdayaan Ekonomi Desa Pertanian dengan Komoditas Bernilai Ekonomi Tinggi
Pemberdayaan Ekonomi Desa Pertanian dengan Komoditas Bernilai Ekonomi Tinggi Oleh: Agung Tri Wibawa, S.Pt (Penyuluh Pertanian Muda pada Distanbun Prov Jateng) Pemberdayaan ekonomi petani merupakan upaya pengerahan sumber daya untuk mengembangkan potensi ekonomi petani guna meningkatkan produktifitas petani. Tujuan dari pemberdayaan ekonomi masyarakat desa pertanian adalah meningkatnya kualitas sumber daya manusia dan sumber daya alam yang terdapat di sekitarnya. Ada banyak sekali manfaat atau sisi positif dengan adanya pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat tani ini. Berikut beberapa poin pentingnya pemberdayaan ekonomi yang harus kita pahami. Menjadikan Petani Lebih Mandiri Perekonomian masyarakat tani adalah perekonomian yang dilakukan langsung oleh petani. Perekonomian ini diselenggarakan oleh petani dan bersumber dari potensi serta kekuatan petani dalam menjalankan perekonomian mareka sendiri. Dengan begitu, berarti petani bisa lebih mandiri dalam menentukan arah perekonomiannya sendiri. Mereka yang menentukan apa potensi yang bisa diangkat dan bagaimana untuk menjalankan potensi tersebut. Dengan cara ini pula membuat petani lebih mandiri dalam menjalankan ekonominya sendiri. Membantu Usaha Petani Menjadi Perekonomian Yang Besar & Modern Pemberdayaan ekonomi masyarakat desa bertujuan untuk menjadikan ekonomi yang besar,modern, kuat dan memiliki daya saing tinggi dalam mekanisme pasar yang benar. Perekonomian yang duluan berjalan dengan cara tradisional harus didorong untuk berubah menjadi perekonomian yang modern. Petani perlu didampingi agar mengenali potensinya. Didampingi memahami kebutuhan pasar, berinteraksi dengan pasar sampai pada tahap memproduksi komoditas setelah tahu dan bersepakat dengan pasar. Saat ini perkembangan teknologi semakin maju sehingga memaksa siapa pun untuk ikut arus perubahan zaman. Jika perekonomian masih mengandalkan cara lama (tradisional) maka bersiaplah untuk tergerus dengan zaman dan tidak bisa ikut berkembang, Terjadinya Perubahan Struktural Dalam Ekonomi Perubahan struktural ekonomi yang dimaksud adalah perubahan ekonomi dari sistem tradisional ke sistem ekonomi modern. Dari ekonomi yang bersifat lemah menuju ke ekonomi bersifat kuat dan dari ekonomi subsiten ke ekonomi pasar serta dari ekonomi yang ketergantungan ke ekonomi yang mandiri yang punya posisi tawar. Ada beberapa langkah-langkah perubahan struktural yang harus dilalui agar perubahan struktural ini bisa terjadi. Diantaranya: Penguatan Kelembagaan Harus ada kelembagaan yang kuat dalam mengatur dan menjalankan sistem ekonomi masyarakat. Lembaga ini akan tegas membantu proses perubahan struktural agar terjadi dengan kondusif. Pada era sekarang, BUMDES menjadi salah satu lembaga yang harus didorong menjadi subyek pemberdayan ini. Penguasaan Teknologi Untuk bisa menjalankan ekonomi sistem modern tentunya dibutuhkan keterampilan dalam teknologi. Oleh karena itu petani mau tidak mau harus mencoba dan belajar untuk menguasai teknologi yang ada. Dengan begitu petani akan lebih banyak belajar tentang berbagai hal tidak hanya ekonomi saja. Pemberdayaan Sumberdaya Manusia Terakhir, bagaimana akan menjalankan ekonomi yang baik dan berkemajuan jika sumberdaya manusia yang akan menjalankannya belum siap. Oleh karena itu dibutuhkan pemberdayaan SDM petani yang tepat agar perekonomian petani bisa berjalan dengan baik. Terjalinnya Kemitraan Yang Baik Melakukan pemberdayaan ekonomi tidak hanya cukup dengan peningkatan produktifitas, memberikan kesempatan yang sama untuk berusaha atau memberikan suntikan modal semata. Namun harus ada kerjasama atau kemitraan yang baik antara yang telah maju dengan yang masih lemah atau yang belum berkembang. Dengan cara ini antara satu sama lain bisa menguatkan dan memberikan stimulan bagaimana cara menjalankan perekonomian agar kuat dan berkembang. Sehingga antara satu dan lainnya bisa menjaga agar semuanya maju. Mendorong Munculnya Wirausaha Baru Dengan adanya pemberdayaan ekonomi petani tentunya semakin mencorong munculnya wirausaha baru di bidang pertanian. Karena kemudahan yang diberikan dari pemanfaatan modal, sumberdaya manusia dan teknologi yang ada. Antara usaha yang telah maju dan yang masih lemah saling tolong menolong untuk bangkit dan berkembang. Penguatan Industri Kecil berbasis pertanian Perekonomian petani tidak bisa terlepas dari industri kecil yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat tersebut. Dengan adanya perekonomian masyarakat petani mampu membantu menguatkan perekonomian industri kecil agar gulung tikar. Karena seperti yang kita tahu bahwa industri kecil sangat lemah jika tidak ada bantuan atau pun pembinaan dari industri yang sudah mapan. Kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat tani mencakup banyak hal, diantaranya seperti peningkatan akses bantuan untuk modal usaha, peningkatan akses untuk pengembangan sumber daya manusia, peningkatan akses pasar dan sarpras yang dibutuhkan untuk mendukung ekonimi masyarakat tersebut. Banyak sekali manfaat yang akan bisa dirasakan dengan adanya pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa ini. Baik untuk para pekerja atau pun para pemilik industri kecil. Ekonomi dalam masyarakat tani akan terus maju dan bisa bersaing dengan ekonomi lainnya. Terkait hal yang kita bahas diatas tadi, masing-masing desa memiliki potensi yang berbeda2 sehingga perlu pendampingan dari Penyuluh Pertanian, pelaku bisnis pertanian, pelaku pasar produk pertanian dan stakeholder lainnya sehingga komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi bisa dipilih sesuai dengan potensi desa.