Meskipun air bukan kebutuhan vital bagi ayam kampung pedaging tetapi dalam menyediakan air minum untuk kepentingan ayam kampung pedaging juga harus dijaga benar kualitas airnya. Artinya kualitas air yang akan digunakan untuk air minum ayam kampung pedaging harus terbebas dari bakteri E.coli dan kandungan keasaman air pada kisaran normal dengan pH 6,8 – 7,2. Jika air banyak mengandung bakteri E.coli dapat menyebabkan rendahnya konsumsi pakan ayam kampung pedaging, menjadi penyebab ayam kampung pedaging diare dan pertumbuhan ayam kampung pedaging tidak normal cenderung kerdil. Yang lebih bahaya lagi adalah bakteri E.coli yang merupakan bakteri penyebab penyakit yang bekerja sendiri atau bersama sama mikroba lainnya. Secara sendiri bakteri E.coli t menyebabkan terjadinya penimbunan cairan didalam perut ayam. Bersama sama dengan Mycobacterium gallisepticum bakteri E.coli dapat menyebabkan penyakit CRD ( Cronic Respiratory Disease ).Untuk mengurangi bakteri E.coli dapat dilakukan proses klorinasi dengan menggunakanklor aktif. Ancaman lain dari kualitas air minum ayam kampung pedaging adalah warna air. Artinya air minum yang akan diberikan pada ayam harus berwarna jernih. Pada air yang berwarna keruh kemungkinan besar air tidak berkwalitas. Sebaiknya air yang digunakan untuk air minum ayam pada kisaran kadar asam normal pH 6,8 – 7,2. Untuk melihat keasaman air dapat dilakukan secara sederhana dengan menggunakan kertas lakmus.Untuk mengurangi keasaman air dapat dilakukan dengan pemberian soda kue .Sumber Air Minum Lokasi yang digunakan sebagai lahan budidaya ayam kampung pedaging harus memiliki sumber air minum. Pilihan alternatif yang dapat digunakan sebagai sumber air diantaranya ;1. Air Sumur pompa atau timbaSebelum digunakan untuk air minum ayam kampung pedaging dianjurkan air sumur dibawa ke laboratorium untuk dianalisa kualitas air sumur, Jika kualitas air sumur tidak baik sebaiknya air sumur hanya dapat digunakan untuk membersihkan kandang. Dan penggunaan air minum dapat memanfaatkan sumber air yang lainnya2. Air PAMAir PAM aman untuk diberikan pada ayam kampung pedaging, karena air PAM bersumber dari air tanah atau air sungai yang telah diproses. Jika air PAM digunakan sebagai sumber air minum bagi ayam dianjurkan untuk ditampung terlebih dahulu selama satu malem.Tujuan dari penampungan air selama satu malem untuk mengurangi kandungan mineral atau bahan bahan kimia lainnya setelah mengalami proses pengolahan air untuk disiapkan sebagai air yang layak diminum. Air PAM tidak dianjurkan digunakan untuk pelarut vaksin.3. Air Sumur ArtesisAir yang berasal dari sumur artesis umumnya bebas dari bakteri E.coli, karena bakteri E.coli tidak dapat hidup pada kedalaman lebih dari 100 meter dibawah tanah. Meskipun air yang berasal dari sumur artesis merupakan katagori air yang paling aman untuk digunakan sebagai air minum ayam kampung, namun biaya yang digunakan untuk pembuatan sumur artesis relatif mahal.Bila lokasi kandang ayam kampung berada dekat sungai, tidak dianjurkan untuk menggunakan air sungai sebagai sumber air minum bagi ayam kampung pedaging. Hal ini disebabkan air sungai umumnya sudah mengalami pencemaran yang akan mengancam pada keamanan kesehatan ayam kampung pedaging. Tidak amannya air sungai bukan saja untuk air minum ayam kampung pedaging saja tetapi juga untuk penyucian peralatan pakan dan minum ayam kampung pedaging.Pengelolaan air minum ayam kampung pedagingUntuk jaminan keamanan air minum ayam kampung pedaging dapat dilakukan beberapa strategi berikut ;1. Air ditampung terlebih dahulu selama satu malem sebelum diberikan pada ayam kampung pedaging2. Tempat penampungan air minum dianjurkan tidak menggunakan tempat penampungan air yang berbahan logam mudah berkarat3. Air minum ayam kampung pedaging sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung dan suhu air tidak boleh lebih dari 25 derajat Celcius4. Pemberian air minum pada ayam dilakukan secara ad libitum, artinya air minum harus tersedia setiap waktu didalam kandang ayam5. Peralatan tempat minum ayam harus dibersihkan setiap hari Nani Priwanti Soeharto - Penyuluh Pertanian PPMKP CiawiSumber ; Ir. Zaenal Abidin, Meningkatkan Produktivitas Ayam Kampung Pedaging Agro Media Pustaka, 2002