Pemberian pakan sapi potong umumnya masih sangat sederhana secara tradisional. Tidak jarang pemberian pakan sapi berupa hijauan pakan ternak dengan pemberian konsentrat yang tidak teratur. Untuk bisa menghasilkan produksi ternak sapi potong berkwalitas dianjurkan pemberian pakan disesuaikan dengan prosentase kebutuhan berat badan sapi potong.Pemberian pakan yang seimbangBahan pakan pokok utama sapi potong adalah. Untuk bisa menghasilkan produksi sapi potong berkwalitas pemberian pakan harus sesuai kebutuhan yang diperlukan. Pemberian pakan sapi potong harus memenuhi persyaratan berikut : 1. Hijauan pakan ternak diberikan sebesar 10 % dari berat badan sapi. Pemberian hijauan pakan diberikan dalam keadaan segar2. Konsentrat diberikan 1 % dari berat badan sapi. Umumnya pemberian konsentrat masih sangat terbatas. Ubi kayu atau singkong menjadi alternative pilihan oleh petani sapi potong tradisional sebagai sumber pati dan serat.3. Mineral suplemen selain beragam jenis yang ditawarkan juga dapat menggunakan garam dapur..Selain persyaratan bahan pakan sapi potong yang juga harus diberikan adalah keseimbangan pemberian pakan pada sapi potong. Pemberian pakan pada sapi potong tidak perlu berlebihan tetapi harus seimbang memenuhi persyaratan berikut :1. Kebutuhan gizi pakan sapi potong yang terdiri dari 1) Jenis kelamin sapi potong ( jantan/ betina ), 2) Berat badan sapi potong, 3) Masa pertumbuhan sapi potong ( pedet, sapihan, dara, bunting, menyusui ), 4) Tingkat produksi sapi potong ( jantan siap potong )2. Selain rumput sebagai bahan pokok utama pakan sapi potong juga dapat diberikan pakan hijauan lainnya seperti rumput lapanagan/ legume, limbah pertanian, limbahan perkebunan dan limbah agroindustri3. Pencampuran ransum pakan sapi potong yang dapat dilakukan dengan dua cara yaitu a) Pencampuran yang dilakukan mulai dari bahan yang paling sedikit dicampur kemudian ditambahkan dengan bahan yang banyak diaduk rata kemudian dicampur kembali dengan bahan yang paling banyak dan aduk kembali sampai tercampur rata. b) Pencampuran model pyramid yaitu bahan yang paling banyak dihamparkan dan tambahkan bahan pakan yang jumlahnya lebih sedikit kemudian tambahkan bahan yang paling sedikit jumlahnya campurkan mulai dari bagian tepi menuju bagian tengah campuran. Lakukan pencampuran sampai semua bahan pakan tersebar merata. Cara Pemberian Pakan Sapi Potong Petani sapi potong tradisional biasanya memberikan pakan sapi biasanya sekaligus untuk satu hari. Hal ini tidak dianjurkan, artinya pemberian pakan sapi potong harus dilakukan secara bertahap sesuai waktu dan kebutuhan yang tepat bagi sapi potong. Dianjurkan pemberian sapi potong sebaiknya pada pagi hari diberikan sedikit hijauan pakan ternak yang segar. Pemberian hijauan segar pada pagi hari bertujuan untuk merangsang keluarnya air ludah sapi. Air ludah sapi berfungsi sebagai penyangga (buffer) dalam perut sapi. Dengan adanya penyangga dalam perut sapi akan berpengaruh pada pH perut yang stabil tidak naik turun pada saat pakan diberikan konsentrat. Pemberian konsentrat juga tidak diberikan sekaligus dianjurkan konsentrat diberikan setelah pemberian pakan hijauan. Pemberian konsentrat maksimal setengah bagian.Dua jam setelah pemberian konsentrat hijauan pakan ternak bisa diberikan kembali dan selanjutnya pada jelang sore hari konsentrat diberikan kembali sisanya dan selanjutnya hijauan pakan ternak dapat diberikan kembali dan baru diberikan hijauan pakan ternak kembali esok hari. Pemberian pakan sapi potong diberikan sesuai yang dianjurkan untuk pemberian air minum diberikan sepanjang waktu. Nani Priwanti Soeharto - PP PPMKP CiawiSumber 1. Edi Rianto dan Endang Purbowati . Panduan Lengkap Sapi Potong. Penebar Swadaya, 2009 2. Harjuli Hatmono. Model Usaha Usaha Agribisnis Sapi Pedaging, PT. Duta Karya Swasta , 2010