Loading...

PEMBIBITAN JAMBU METE

PEMBIBITAN  JAMBU  METE
Pembibitan tanaman jambu mete dapat dilakukan secara generatif atau secara vegetatif. Pembibitan secara generatif adalah pembibitan yang dilakukan dengan dengan penyemaian biji. Sedangkan pembibitan secara vegetatif dalah pembibitan yang dilakukan dengan penyambungan (grafting), pencangkokan (air layering), okulasi (budding), dan perundukan cabang bagian bawah tanaman (groung layering). Keuntungan pembibitan secara vegetatif adalah ukuran tanaman seragam, waktu berbuah lebih cepat, dan produksinya lebih tinggi daripada pembibitan.dengan.biji.Pekerjaan pembibitan jambu mete meliputi lima hal, yaitu pembuatan kebun induk, pengadaan benih, penyiapan lahan pembibitan, penanaman benih dan pemeliharaan di persemaian, penyambungan serta pemeliharaan bibit.Jambu mete dapat diperbanyak secara generatif melalui biji dan secara vegetatif dengan cara pencangkokan, okulasi, dan penyambungan. Biji yang akan ditanam harus berasal dari pohon induk pilihan. Cara penanganan biji mete untuk benih adalah :1. Buah mete/calon bibit dipanen pada pertengahan musim panen.2. Buah mete tersebut harus sudah matang dan tidak cacat.3. Biji mete segera dikeluarkan dari buah semu lalu dicuci bersih, kemudian disortir.4. Biji mete dijemur sampai kadar air 8-10%.5. Bila dikemas dalam kantong plastik, aliran udara di ruang penyimpanan harus lancar dengan suhu antara 25-30 derajat C dan kelembaban: 70 -80%.6. Lama penyimpanan bibit ± 6 bulan, paling lama 8 bulan.7. Sebelum ditanam, benih (biji mete) harus disemai dahulu.Bibit Buah Jambu Mete• Bibit berasal dari benih. Benih yang akan disemai biasanya telah disimpan paling sediki 2-3 bulan dan paling lama 7-12 bulan, tergantung tempat penyimpanan. Pembibitan biasanya diberi naungan berupa atap dari anyaman bambu atau tanaman yang tahan dipangkas, misalnya lamtoro. Benih berkecambah 16-28 hari setelah penaburan. Bibit dipindah di lapangan setelah berumur 2 bulan, bibit dicabut dari bedengan yang sebelumnya diairi.• PembibitanBudidaya jambu mete dapat diperbanyak secara generatif melalui biji dan secaravegetatif dengan cara pencangkokan, okulasi, dan penyambungan. Biji yang akan ditanam harus berasal dari pohon induk pilihan. Cara penanganan biji mete untuk benih adalah :a)..Buah.mete/calon.bibit.dipanen.pada.pertengahan.musim.panen.b)..Buah.mete.tersebut.harus.sudah.matang.dan.tidak.cacat.c)..Biji.mete.segera.dikeluarkan.dari.buah.semu.lalu.dicuci.bersih,kemudian.disortir.d)..Biji.mete.dijemur.sampai.kadar.air..8-10%.e)..Bila.dikemas.dalam.kantong.plastik,aliran.udara.di.ruang.penyimpanan.harus….lancar .dengan suhu antara 25-30 derajat C dan kelembaban: 70 -80%. 6 bulan, paling ….lama 8 bulan.?f)..Lama.penyimpanan.bibit g) Sebelum ditanam, benih (biji mete) harus disemai dahulu.Perbanyakan benih tanaman.Cara perbanyakan benih yang direkomendasikan adalah dengan biji pada umumnya sedangkan cara sambung (grafting) digunakan untuk tanaman peremajaan. Untuk keperluan ini harus disediakan batang bawah dan batang atas tanaman lebih yang unggul. Gunakan benih yang bermutu varietas unggul, bebas hama dan penyakit dapat tumbuh baik dan optimal sesuai dengan kebutuhan.Bogor, 30 September 2014 Ditulis kembali oleh : Kukuh Wahyu WSumber : Puslitbangbun