PEMBIBITAN KEMUKUS Kemukus (Piper cubeba L) rnerupagan salah satu jenis tanarnan obat yang mempunyai nilai ekonomis tinggi dan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan eksport. Kemukus tumbuh baik pada daerah yang beriklim sejuk dengan ketinggian tempat mulai 100-1000 m dpl. dan umumnya tumbuh marambat pada tanaman kayu-kayuan. Di Jawa Tengah pada daerah Sentra produksi rata-rata produksi yang dicapai 454 kg/ha biji kering. Penyediaan bibit yang baik merupakan faktor yang sangat menentukan kwantitas dan kwalitas hasil. BAHAN BTBIT Kemukus dapat diperbanyak melalul cara generatif dengan biji maupun cara vagetatif dengan stek dan sambung. Perbanyakan secara vagetatif dengan manggunakan stek merupakan cara yang umum dilakukan. Keuntungan perbanyakan dangan cara panyetekan : Dapat mempertahankan sifat induk Cepat barproduksi serta memiliki pemharan yang menyebar dan merata. Mudah dikerjakan dan tanaman yang dihasiikan seragam. Untuk memperoleh bibit yang baik dan sehat beberapa faktor yang harus diperhatikan antara lain : Bahan stek Bahan stek dipilih dari : Varietas unggul, jenis yang dianggap berdaya hasil Sulur panjat yang tumbuhnya ke atas dan melekat pada tiang panjat/ pohon Dari tanaman yang berbuah banyak Tanaman sehat, tidak terserang hama dan penyakit. Daun berwama hijau tua Memilikı akar lekat yang Cara pengambilan stek . - Menggunakan stek panjang (6-7 ruas) yang langsung dapat ditanam. - Stek pendek (1-3 ruas) yang mengalami tahapan penyemaian dan pembibitan. - Kuncup teratas daripada batang yang dipilih harus dipotong terlebih dahulu. 3. Waktu Pengambilan Stek Pangarnbilan stek panjang sebaiknya dilakukan segera menjelang tanam Pengambilan stek pendek tiga ruas dengan beberapa daun tunggal dilakukan + 4 bulan sebelum tanam karana melalui tahap pesemaian dan Waktu pengambilan stek pada pagi hari Jam 06.00 — 10.00 atau sore hari jam 15.00 —18.00, agar stek tidak mudah layu. PENGAMBILAN STEK Pada tarıaman yarığ terpilih, pucuk ujung dari batang utama harus dipotong terlebih - Cabang samping pada ruas-ruas 3 dan 4 harus dipangkas dan tinggalkan batang dari ruas 5,6, dan 7. Dalam waktu 7-10 hari kemudian pucuk-pucuk ujung yang baru, akan mulai tumbuh dan pada saat lnilah sulur harus dipotong pada ruas Setelah dipotong sulur-sulur tersebut dipindahkan dari tiang panjat. Dengan cara mengangkat akar- akamya, dengan msnggunakan - Sulur inilah yang dipakai sebagai bibit stek. PEMBlBÅ‚TAN Pembimbitan dapat diÅ‚akukan dengan 2 cara yaitu : Pembibitan dilapangan dan memakai kantog plastik (polybag). Pembibitan Dengan Kantong plastik (Polybag) - Faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan penyetekan adalah penggunaan madia yang tepat - Kemantapan media dan aerasi sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan setek. - Syarat penting media adaÅ‚ah tidak cepat memadat, aerasi optimal dapat terjamin,. cukup mÄ…ntap agar kadudukan setek tidak mudah goyah. Dari hasil kajian, campuran media yang cukup ldeaÅ‚ untuk pembibitan kemukus adalah campuran media areng sekam + pasir dengan perbandingan 3 : 1 atau digunakan campuran tanah + kornpos ( pupuk kandang yang telah diproses ) dengan perbandingan 3:1. Untuk merangsang pertumbuhan stek, gunakan zat perangsang perakaran setek zat perangsang / hormon ) dapat manggunakan air kelapa 25% ( 1 bagian air kelapa dicampuri dangan 3 bagian air) direndam selama 12 Hormon dapat rnempercepat pembelahan sel, rnembantu pertumbuhan tunas-tunas dan akar. Setelah media dalam kantong plastik (polybag) siap, masukkan stek yang telah direndam zat perangsang ke dalam media. Penanaman dilakukan secara vertikal di tengah kantong plastik. Kantong plastik (polybag ) yang telah ditanami disusun dan disimpan pada tempat teduh. Atau pada tempat yang sudah disiapkan berupa sungkup pelindung dari plastik bening putih, dengan intensitas penyinaraÅ„ cahaya + 50 %. Setelah + 2 bulan sungkup dibuka. Lakukan penyiraman dengan teratur, Lama pembibitan barkisar 3-4 bulan atau setelah stek mempunyai 4-7 Jika masih belum siap tanam di lapanpan dapat ditahan sampai bibit berumur 5-6 bulan. HASIL PEMBIMBITAN KEMUKUS Cara pembibitan pada kantong plastik (polybag) tersebut, dengan manggunakan campuran media arang sekam + pasir dengan perbandingan 3 : 1 atau campuran tanah + kompos (pupuk kandang yang telah diproses) dengan perbandingan 8.1, serta zat perangsang tumbuh (hormon) air kelapa 25 % diperoleh hasil sebagai Tabel 1 berikut: Tabel 1. Hasil pórnbibitari kemukus terhada % stek hidup, % stek membentuk tunas, panjang tunas, panjang akar. Media % Stek Hidup % Stek Membentuk Tunas Panjang Tunas Panjang Akar Tanah + Kompos 93,72 93,72 8,84 15,11 Arang Sekam + Pasir 93,72 77,07 5,80 10,48 Keterangan : Hindari penggunaan pupukkandang yang tidak diproses sebagai campuran media stek kemukus OLEH : BUDIARTO, SST