Tanaman pepaya (Carica papaya L.) adalah salah satu tanaman buah favorit khususnya di Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Tanaman pepaya biasanya di budidayakan dalam skala kecil di pekarangan dan tegalan. Tanaman pepaya ini sangat digemari karena sangat mudah membudidayakannya, tidak membutuhkan tempat yang luas, cepat berbuah, dapat dipanen kontinyu dan pemasarannya yang baik. Pada saat ini petani mulai membibitkan pepaya dengan menggunakan benih-benih pepaya kemasan yang beredar di pasaran. Permasalahan yang timbul adalah karena petani langsung menanam benih pada media pembibitan tanpa perlakuan apapun yang menyebabkan daya kecambah yang sangat rendah atau bahkan sama sekali tidak tumbuh dan tumbuh tidak seragam. Masalah tersebut sebenarnya dapat di atasi dengan perlakuan benih yaitu mengecambahkan benih terlebih dahulu sebelum di pindah ke media pembibitan.Ada dua tahap yang perlu dilakukan untuk membuat bibit pepaya yaitu persemaian dan pembibitan. Langkah-langkah menyemai pepaya adalah sebagai berikut :1. Rendam benih pepaya dalam segelas air bersih selama 2 hari.2. Tiriskan, kemudian cuci bersih dan tiriskan kembali.3. Siapkan kain (kaos) berbentuk segi empat ukuran 15x15 cm. Bungkus benih pepaya dengan kain sampai tertutup seluruhnya dengan cara dilipat. 1 lembar kain cukup untuk ±250 benih pepaya. 4. Beri sedikit air pada kain sampai lembab kemudian letakkan pada toples tertutup atau masukkan pada tas plastik yang dikembungkan kemudian letakkan di tempat kering dan hangat. 5. Dalam waktu 6-7 hari benih pepaya sebagian besar sudah mulai berkecambah.Selanjutnya benih yang sudah berkecambah siap dipindah ke media pembibitan. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :1. Siapkan polibag ukuran10x15 cm.2. Masukkan media berupa campuran tanah/pasir dan pupuk kandang perbandingan 1:1 atau 2:1.3. Benih yang sudah berkecambah dapat ditanam ke media pembibitan dengan kedalaman ±1,5 cm, kemudian tutup kembali dengan media. Taburi dengan insektisida untuk menghindari serangan semut atau hama lainnya, kemudian siram.4. Benih yang belum berkecambah dibungkus kembali dengan kain dan kemudian diletakkan kembali ke dalam toples/tas kresek. Tambahkan sedikit air apabila kain mulai agak mengering.5. Setelah dua hari kecambah akan muncul kembali dan dapat segera dipindah ke media pembibitan. Benih yang belum berkecambah dibungkus dan diletakkan kembali ke dalam toples/tas kresek, kemudian dua hari kemudian kecambah yang sudah tumbuh dipindah ke media pembibitan. Ulangi hal tersebut sampai 4-5 kali. Untuk terakhir kali, benih yang belum juga berkecambah dapat langsung di tanam di media pembibitan dengan resiko benih tersebut bisa tumbuh dan bisa tidak tumbuh. Daya kecambah benih sangat dipengaruhi oleh merk/produsen benih dan masa kadaluarsa benih yang tercantum pada kemasan.6. Letakkan polibag pembibitan di tempat yang cukup sinar matahari dan hindari terkena air hujan secara langsung, lakukan penyiraman 2x sehari yaitu pada pagi dan sore. Selanjutnya kira-kira 2 hari kemudian bibit mulai muncul ke permukaan media. Pemupukan dengan menggunakan pupuk daun atau pupuk organik cair dapat dilakukan dengan interval 10 hari sekali. 7. Selanjutnya bibit tanaman pepaya akan siap dipindah lapang setelah usia mencapai 1 atau 1,5 bulan. Admin BPP Geger