Loading...

PEMBUATAN BENIH DAN CARA MENYEMAI CABE

PEMBUATAN BENIH DAN CARA MENYEMAI CABE
PEMBUATAN BENIH DAN CARA MENYEMAI CABE Cabe termasuk dalam genus Capsicum, cabe terdiri dari beranekaragam varietas. Namun, jenis varietas yang paling sering dibudidayakan adalah cabe besar (cabe merah, cabe keriting, atau cabe hijau), cabe rawit, dan cabe hibrida (mirip dengan cabe besar, hanya saja sudah mengalami persilangan dan seleksi). Cabe besar termasuk golongan yang cukup sensitif terhadap cuaca, hama, dan penyakit. Untuk itu, menanam atau membudidayakan cabe ini memerlukan keterampilan dan didampingi yang sudah berpengalaman untuk menghidari kerugian. Sementara cabe rawit dan cabe hibrida tidak mengenal musim dan lebih tahan terhadap penyakit tertentu.Membuat benih cabeKamu sebenarnya bisa membeli benih cabe dari toko pertanian terdekat tanpa harus repot-repot membuatnya. Namun dengan membuat benih sendiri, kamu bisa menghemat uang dan mengalihkannya untuk keperluan lain yang lebih penting.Untuk membuat benih cabe, potong cabe menjadi tiga bagian dan ambil bagian buahnya (buah cabe terletak di tengah). Setelah itu, pisahkan biji dari kulit atau daging cabe. Rendam biji-biji cabe tersebut pada larutan air bersih dan satu siung bawang merah yang sudah dihaluskan selama satu malam. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui biji mana yang berkualitas baik dan biji mana yang tidak. Biji yang mengapung di air menunjukkan kualitasnya kurang baik, maka buang biji-biji tersebut dan pindahkan biji yang mengendap ke bawah dalam sebuah wadah. Jemur selama tiga hari di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung sampai benar-benar kering.Saat membuat benih cabe, usahakan untuk tidak menggunakan cabe yang berasal dari sisa gorengan yang dijual oleh pedagang kaki lima. Cabe tersebut biasanya belum mengalami proses kematangan yang sempurna. Gunakanlah cabe yang dijual di pasar atau tukang sayur keliling. Atau, jika sebelumnya kamu sudah mempunyai pohon cabe, buatlah benih dari cabe yang berasal dari pohon yang terlihat sehat. Menyemai benih cabePenyemaian benih cabe harus dilakukan guna menyeleksi bibit cabe mana yang bagus dan yang cacat atau terkena penyakit. Tahap ini juga untuk memastikan bahwa benih cabe sudah cukup kuat untuk dipindah ke media tanam yang lebih besar.Untuk menyemai benih cabe, kamu harus menyiapkan tempat persemaian. Boleh berupa polybag berukuran kecil (8×9 cm), daun pisang, baki (tray) persemaian, atau petakan tanah. Setelah itu, isi wadah semai dengan campuran tanah yang terdiri dari tanah, arang sekam, dan pupuk kompos (perbandingan 1:1:1). Usahakan untuk memilih tanah semai yang gembur dan halus supaya memudahkan perakaran benih. Ambil benih cabe yang tadi sudah dikeringkan, lalu tanam di wadah semai dengan kedalaman 0.5 cm dan jarak masing-masing 7.5 cm. Siram dengan air kemudian tutupi dengan karung goni basar selama 3-4 hari (pastikan selama itu karung goni juga tetap basah).Setelah bibit cabe mulai terlihat tumbuh, kamu bisa mengambil karung goni tersebut dan menggantinya dengan plastik transparan yang akan melindunginya dari sinar matahari langsung dan tetesan air hujan yang berlebihan.