PEMBUATAN BIOFARM URIN SAPI Oleh Petani Pelaku Organik (GAPENTANIK ) Kabupaten Kolaka Timur.
Kegiatan ini dilaksanan pada hari Senin tanggal 21 Oktober 2019 di Desa Mokupa kecamatan Lambandia kabupaten Kolaka Timur Sulawesi Tenggara. Konsep pertanian ramah lingkungan adalah konsep pertanian yang mengedepankan keamanan seluruh komponen yang ada pada lingkungan ekosistem dimana pertanian ramah lingkungan mengutamakan tanaman maupun lingkungan serta dapat dilaksanakan dengan menggunakan bahan yang relatif murah dan peralatan yang relatif sederhana tanpa meninggalkan dampak yang negatif bagi lingkungan. Urin sapi sering kali dilihat sebelah mata bagi beberapa orang, namun dimata sebagian petani justru dapat digunakan dan dimanfaatkan sebagai pupuk cair organik seperti yang dilakukan oleh salah satu perkumpulan komunitas Gabungan petani pengguna organik ( GAPENTANIK KOLTIM ) . Mereka memanfaatkan limbah urin sapi yang biasanya hanya terbuang sis-sia dijadikan produk pupuk yang ramah lingkungan dan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi pada tanaman padi sawah. Pupuk organik cair yang berasal dari urin sapi segar dinamakan bio Urine. Penggunaan bio Urine sebagai salah satu alternatif pupuk organik cair yang dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik, bahkan dikalangan komunitas Gapentanik koltim tidak lagi menggunakan pupuk anorganik begitupun dengan pestisida/Herbisida kimiawi karena tujuan utama bagi mereka adalah menciptakan produksi padi /gabah yang akan menghasilkan beras yang sehat dan aman untuk dikomsumsi. Pupuk organik cair yang berasal dari urin sapi yang dibuat oleh Komunitas Gapentanik koltim menggunakan dekomposer Micro bacter al-faafa ( MA-11) yang dicampur dengan larutan gula yang berfungsi sebagai cadangan makanan bagi bakteri pada saat proses fermentasi berlangsung. Adapun Bahan dan alat yang digunakan untuk membuat POC ini Yaitu ; Alat - Jergen - Ember + gayung Bahan * Bahan Komponen Dasar A - Urin sapi / ternak murni 50 liter * Bahan Komponen Dasar B - Microbacter Alfaafa (MA-11) 1 liter - Gula pasir 1 liter Cara pembuatan - Komponen A dicampur Komponen B secara merata - Diamkan selama 7 Hari Penulis Abdul Razak Panca (Penyuluh Pertanian BPP kecamatan Lambandia) Admin: Rismayanti