Loading...

Pembuatan Botol Perangkap Hama Dari Botol Bekas

Pembuatan Botol Perangkap Hama Dari Botol Bekas
Salah satu cara untuk mengendalikan hama lalat buah dan sayur adalah dengan membuat perangkap. Perangkap bisa dibuat dengan botol bekas air mineral dan senyawa pemikat ( Cairan Atraktan ). Lalat buah (Bactrocera sp) merupakan serangga kecil berbentuk fisik menyerupai tawon, hama ini banyak menyerang buah dan sayuran. Lalat buah yang menyerang tanaman adalah lalat buah betina. Menyerang dengan cara menyuntikan telur pada buah. Telur akan menetas menjadi larva, kemudian larva tersebut menggerogoti buah dan sayuran dan menyebabkan buah dan sayuran menjadi busuk dan bengkok. Lalat buah sulit dikendalikan dengan penyemprotan pestisida, sebab hama ini tidak hinggap dalam waktu lama pada tanaman. Lalat buah betina hanya hinggap untuk bertelur lalu terbang kembali. Berikut Cara Pembuatan Botol Perangkap Hama Dari Botol Bekas Alat dan Bahan1. Botol bekas air mineral ukuran 1500 ml2. Gunting3. Pisau Cutter4. Lakban5. Kawat Ikat6. Tang potong7. Kapas8. Cairan Atraktan seperti PETROGENOL Langkah dan Cara Kerja Potong badan botol di bawah leher setelah bagian lengkungan, gunakan cutter atau gunting. Lepaskan tutup botol. Potongan ini akan dipasang kembali pada badan botol namun dengan posisi terbalik sebagai lubang masuk lalat sekaligus perangkap. Sebelum dipasang, pasang tali kawat pengikat diantara kedua tengah botol,sehingga botol perangkap tadi mudah digantungkan. Pasang Juga tali kawat dibagian bawah leher botol yang nantinya berfungsi untuk tempat kaitan kapas .Setelah itu teteskan larutan atraktan lalat buah. Petrogenol pada kapas hingga basah. Setelah Kawat pengikat terpasang,terakhir adalah pemasangan mulut botol secara terbalik. Kuatkan dengan lakban beberapa kali putaran. Karena cairan yang digunakan termasuk cairan kimia yang berbahaya, maka dianjurkan menggunakan sarung tangan dan penutup hidung. Selain itu cuci tangan dengan air yang banyak setelah melakukan kegiatan ini dan jauhkan dari jangkauan anak-anak. Perangkap hama siap dipasang. Larutan Atraktan dapat bertahan sekitar 4 minggu, Hingga pengisian ulang berikutnya. Jika wadah atraktan sudah habis, maka tidakboleh dibuang sembarangan karena dapat mencemari lingkungan. Tanam di kedalaman tanah dan jauhkan dari sumber air untuk keamanan. Oleh : Yulina Farida, A.Md