Untuk pemeliharaan kalkun di butuhkan beberapa kandang sesuai dengan umur dan aktifitas kalkun. Kandang sebagai tempat tinggal dan tempat berkembang biak ayam kalkun, sehingga harus dibuat kandang yang nyaman agar kalkun bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Pada prinsipnya kalkun tidak memerlukan kandang yang mahal tetapi bahan bahan dapat dibuat dari kayu atau bambu..Kandang kalkun berbeda-beda dari segi kelompok umur. Besar kecilnya kandang juga berbeda berdasarkan banyaknya kalkun yang dipelihara. Hal ini di maksudkan agar tiap ekor kalkun dapat nyaman bergerak. Apabila kalkun tidak bisa bergerak, maka kalkun agan menjadi stress dan berakibat lambatnya pertumbuhan kalkunBeberapa kandang yang dibutuhkan antara lain : A. Kandang untuk mengumbar. Kalkun membutuhkan ruangan untuk bergerak dan beraktivitas sehari-hari (termasuk perkawinan). Untuk itu diperlukan lokasi yang berguna sebagai umbaran. Lokasi kandang kalkun dipilih pada tempat yang tidak lembab dan jika memungkinkan menghadap ke arah timur. Hal ini ditujukan agar pada pagi hari kandang kalkun terkena sinar matahari. Kandang yang banyak terkena sinar matahari akan membuat ayam kalkun lebih sehat. Bentuk Kandang kalkun bisa menyesuaikan dengan kondisi lahan yang tersedia. Namun harus cukup luas dan jangan terlalu padat. Jika terlalu sempit atau terlalu padat bulu-bulu ayam kalkun akan rusak.Lokasi umbaran ini harus dikelilingi pagar yang rapat agar aman dari kriminalitas atau predator. Sebenarnya, kalkun bukan tergolong hewan yang senang melarikan diri. Penggunaan pagar lebih bermaksud untuk menjaga keamanan dari tangan jahil dan binatang pengganggu lainnya. Pagar permanen bisa dibuat dari batako, sedangkan kandang sederhana bisa di buat dari seng, jaring dan bambu. Untuk memelihara 20 – 50 indukan, kandang umbaran seluar 5 x 10 meter. Sebagai tempat tidur kalkun dewasa, sebagian kandang umbaran diberi atap dan tempat bertengger. B. Kandang kalkun umur 0-30 hari. Anak kalkun yang baru saja menetas jangan langsung di satukan dengan induknya. Karena anakan yang baru berumur 0-3 minggu ketika makan makanan yang berada di tanah akan mudah terkena penyakit. Lebih lagi, anakan kalkun mungkin akan terinjak-injak oleh induknya sendiri. Maka, dibuatlah kandang khusus untuk memelihara anakan.Kalkun yang berumur satu hari sampai satu bulan membutuhkan kandang boks yang hangat. Untuk diperhatikan bahwasannya kalkun pada usia tersebut membutuhkan kandang suhu yang hangat seperti saat di erami induknya. Banyak kasus para pembeli kalkun khususnya pemula tidak memperhatikan hal itu sehingga akibatnya kalkun yang baru dibeli besoknya mengalami kematian karena kedinginan.Kandang dapat dibuat dari bambu atau kayu, atau kawat strimin dengan rangka kayu. Kandang kawat sangat membantu jika didaerah kita banyak terdapat hama tikus. Agar praktis, kandang dibuat ukuran panjang 1 meter, lebar 80 cm, tinggi 40 cm dan kaki-kaki setinggi 10 cm atau menyesuaikan dengan keadaan. Kandang dengan luasan seperti diatas cukup untuk menampung 20 ekor kalkun. Sebagai alas kandang, gunakan lapisan koran. Koran akan menyerap cairan yang berasal dari kotoran atau sisa minuman. Jika koran sudah jenuh air dan penuh kotoran, kita tinggal angkat, buang dan ganti dengan koran yang baru.C. Kandang Kalkun Usia 1 – 2,5 Bulan. Kandang pada usia 1 – 2,5 Bulan masih sama seperti kandang kalkun usia 0 – 30 hari hanya saja jumlahnya di kurangiUntuk itu kalkun perlu menempati kandang yang lebih lega. D. Kandang Kalkun Umur 2,5 Bulan Ke Atas. Kalkun usia 2,5 bulan keatas kandangnya juga mengukiti keadaan.Kalkun terus mengalami pertumbuhan karena hewan ini cepat besar. Pada usia tersebut, lampu penghangat tidak di butuhkan lagi namun kalkun tetap membutuhkan boks. Jika kandang untuk umur 0-30 hari berisi 20 ekor, maka ketika usia 2,5 bulan berisi sekitar 15 ekor. Untuk kandangkalkun yang berumur 2,5 bulan dapat dibuat dengan ukuran kandang yaitu panjang 2 meter, tinggi 70 cm, lebar 80 cm dan kaki-kaki menyesuaikan pada kondisi setempat. Kandang dengan luasan seperti diatas diisi dengan 20 ekor kalkun. Saat kalkun berumur 3 bulan, maka populasinya dikurangi menjadi 10 ekor/kandang. Kemudian pada umur 3,5 bulan, dikurangi lagi sehingga dalam satu kandang hanya terdapat 8 ekor kalkun.Pada umur 3 bulan, kalkun harus mulai dipisah-pisah menurut jenis kelaminnya. Jadi, antara kandang jantan dan kandang betina dibuat sendiri-sendiri. Kalkun jantan juga mulai diseleksi untuk mendapatkan calon pejantan yang baik. Kalkun jantan yang kurang bagus kita gunakan sebagai kalkun potong.E.Kandang Lantai. Selain menempati kandang boks, kalkun mulai umur 2 bulan keatas juga bisa menempati kandang lantai. Ukuran kandang lantai ini, sebagai contoh, panjang 6 meter, lebar 3 meter, dengan tinggi menyesuaikan dengan keadaan. Tentu saja ukuran ini tidak baku dan melihat pada kondisi setempat. Populasi kandang lantai ini sekitar 20-30 ekor untuk tiap meter perseginya. Jadi kita bisa menghitung sendiri ukuran kandang dan isinya. F.Kandang Pejantan. Kalkun pejantan mutlak harus diberi kandang boks tersendiri. Ini berguna agar kalkun tidak berkelahi yang akan mengakibatkan luka dan bulu rontok. Ukuran kandang untuk pejantan ini 80x80x80 cm. Kandang juga dibuat berkaki. Tiap satu kandang hanya berisi satu kalkun saja.G. Kandang Untuk Mengeram. Saat bertelur dan mengeram, kalkun harus disediakan kandang khusus. Kandang ini berupa boks dengan ukuran 40x40x40 cm. Sebagai alasnya, bisa ditaruh merang/tangkai padi. Jika kita memelihara kalkun dalam jumlah banyak, maka kandang pengeraman ini juga harus disediakan dalam jumlah banyak. Jumlahnya bisa disesuaikan sesuai dengan jumlah indukan yang ada. Oleh : Ir. Amirudin Aidin Beng, MMSumber : 1. (http://pusatkalkunku1.blogspot.com/, diakses 13 Desember 2014)2. Dahsyatnya Binis Ayam Kalkun : Paulus Nugrahayati (diakses 13 Desember 2014)3. Pemeliharaan Kalkun (kalkunku-online.com, diakses 15 Desember 2014)