Loading...

Pembuatan Kompos Jerami Padi Dan Jagung Di Desa Suka Marga Kecamatan Rantau Alai

Pembuatan Kompos  Jerami Padi Dan Jagung Di Desa Suka Marga Kecamatan Rantau Alai
PEMBUATAN KOMPOS JERAMI PADI DAN JAGUNG DI DESA SUKA MARGA KECAMATAN RANTAU ALAI Pendahuluan Pupuk merupakan salah satu komponen teknologi dasar PTT (pengelolaan tanaman terpadu) yang telah diyakini para petani dapat meningkatkan mutu dan hasil panen. Oleh karena itu pupuk tidak dapat dipisahkan dari kegiatan usaha taninya. Mereka lebih suka menggunakan pupuk anorganik (pupuk kimia), seperti Urea, SP-36, Phonska atau lainya di banding pupuk organik, karena pupuk kimia selain praktis penggunaannya, juga lebih cepat pengaruhnya terhadap pertumbuhan. Padahal, penggunaan pupuk kimia dengan dosis tinggi tanpa diimbangi dengan penambahan bahan organik menyebabkan kesuburan tanah dan kandungan bahan organik tanah menurun. Salah satu cara untuk mengatasi masalah diatas adalah dengan mengembalikan sisa-sisa tanaman (seperti jerami padi dan jagung) sebagai bahan organik. Jerami padi dan jagung tersebut sebaiknya tidak diberikan dalam bentuk segar, tetapi dikomposkan terlebih dahulu karena tanaman tidak dapat menyerap unsur hara dari bahan organik mentah. Jerami padi dan jagung dapat mengalami pelapukan secara alami menjadi kompos, tetapi memerlukan waktu cukup lama, proses pengomposan dapat dipercepat dengan menambahkan aktivator pengomposan misalnya promi. Kegunaan kompos Mengandung unsur hara yang lengkap (makro dan mikro), walaupun jumlahnya sedikit, sehingga dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia Menambah daya ikat terhadap air dan unsur hara Memperbaiki struktur tanah berlempung sehingga mudah diolah Memperbaikir struktur tanah berpasir sehingga tanah tidak berderai Memperbaiki ketersediaan bahan makanan bagi mikrobia tanah Menurunkan aktivitas mikroorganisme yang merugikan Bahan-bahan Jerami padi dan jagung Pupuk kandang secukupnya Promi 1 paket Air Bambu Terpal atau plastikberwarna gelap Tali rapia Alat-alat Ember Embrat (gembor) Golok Cangkul Sekop Lain-lain yang dianggap perlu Lokasi pembuatan Pilih lokasi dekat dengan sawah atau ladang Terlindung dari sinar matahari dan hujan Dekat sumber air Waktu pembuatan Dilakukan segera setelah panen padi atau jagung Cara pembuatan Buat cetakan dari bambu dengan ukuran panjang 100cm, lebar 100cm, dan tinggi 100cm. Buat larutan promi, dengan melarutkan 1 bungkus (1 kg) promi dengan 300 liter air dan diaduk secara merata. Larutan ini dapat digunakan untuk mengomposkan im3 jerami padi atau jagung Jerami padi atau jagung sebaiknya dicacah terlebih dahulu dengan ukuran 2-5 cm agar pengomposan lebih cepat Jerami tersebut disusun atau ditumpuk selapis demi selapis setinggi 20 cm Taburkan pupuk kandang di atas tumpukan jerami secara merata, kemudian dipadatkan Siramkan larutan promi di atas tumpukan jerami sampai lembab Di atas lapisan petama ditumpuk jerami lagi setinggi 20 cm, ditaburi pupuk kandang, dipadatkan, dan disiram larutan promi. Demikian seterusnya sampai tinggi tumpukan 100 cm. Setelah cetakan penuh, cetakan dibuka Tumpukan jerami ditutup dengan terpal atau plastik berwarna hitam Terpal diikat dengan tali Tumpukan jerami dibiarkan 2-4 minggu Pengamatan Setelah 2 minggu, plastik dibuka dan tumpukan jerami diamati, pengomposan berjalan baik jika Tinggi tumpukan jerami turun Jika dipegang panas Tidak berbau menyengat Tidak kering Jerami mulai lunak Nurnaningsih, SP Admin SMIPP Kecamatan Rantau Alai